Kompas.com - 01/04/2021, 21:01 WIB
Ilustrasi sakit kepala g-stockstudioIlustrasi sakit kepala

KOMPAS.com - Tekanan darah tinggi yang ekstrem dapat memicu sakit kepala hebat gejala krisis hipertensi.

Tekanan darah tinggi dikatakan ekstrem apabila tekanan sistoliknya di atas 180 mmHg dan tekanan diastoliknya di atas 120 mmHg.

Tekanan darah tinggi ekstrem dapat merusak pembuluh darah. Pembuluh darah yang rusak bisa mengalami pendarahan.

Baca juga: 6 Penyebab Darah Tinggi yang Bisa Dikendalikan

Krisis hipertensi dalam dunia kesehatan juga dikenal sebagai hipertensi maligna.

Melansir Healthline, selama krisis hipertensi, tekanan darah penderita naik ke tingkat kritis.

Kondisi tersebut bisa menekan bagian tengkorak dan menyebabkan sakit kepala hebat atau pusing berat.

Menurut Mayo Clinic, krisis hipertensi yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan stroke.

Kenali beragam penyebab dan gejala krisis hipertensi yang ditandai gejala utama darah tinggi sampai sakit kepala hebat.

Baca juga: 9 Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Darah Tinggi

Penyebab krisis hipertensi

Ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab krisis hipertensi, antara lain:

  • Lupa minum obat tekanan darah tinggi
  • Kepala terbentur atau kena pukulan
  • Serangan jantung
  • Gagal jantung
  • Gagal ginjal
  • Pembuluh darah arteri aorta pecah
  • Efek samping obat tertentu
  • Kejang selama kehamilan (eklampsia)

Baca juga: 2 Posisi Tidur saat Darah Tinggi Kambuh

Gejala krisis hipertensi

Penderita vertigo akan merasakan area sekitarnya seolah berputar dan dirinya tidak seimbang.SHUTTERSTOCK Penderita vertigo akan merasakan area sekitarnya seolah berputar dan dirinya tidak seimbang.
Terdapat dua jenis krisis hipertensi, yakni bersifat mendesak dan darurat.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X