Kompas.com - 01/04/2021, 21:01 WIB

Jenis krisis hipertensi mendesak umumnya tidak disertai kerusakan organ. Sedangkan dalam krisis hipertensi darurat, tekanan darah sangat tinggi dan sudah disertai kerusakan organ.

Tanda dan gejala krisis hipertensi yang mengancam jiwa, di antaranya:

  • Sakit kepala parah, disertai bingung, dan pandangan kabur
  • Sakit dada parah
  • Mual dan muntah
  • Muncul serangan kecemasan
  • Sesak napas
  • Kejang
  • Tidak merespons ketika dipanggil atau diajak bicara

Baca juga: Rekomendasi Garam untuk Penderita Darah Tinggi

Waspadai darah tinggi sampai menyebabkan sakit kepala hebat seperti pada gejala krisis hipertensi.

Masalah kesehatan seperti ini tidak bisa disembuhkan hanya dengan minum obat penghilang rasa sakit.   

Jika ada orang sekitar yang mengalami krisis hipertensi, segera cari pertolongan medis.

Dokter biasanya merekomendasikan penderita untuk dirawat di rumah sakit dan pasien diberikan perawatan obat-obatan.

Baca juga: 7 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.