Kompas.com - 02/04/2021, 16:18 WIB
Ilustrasi anak sakit SHUTTERSTOCK/New AfricaIlustrasi anak sakit

KOMPAS.com- Kostokondritis adalah pembengkakan pada tulang rawan yang menempel pada tulang rusuk ke tulang dada (sternum).

Kondisi ini menjadi penyebab paling umum dari nyeri dada pada anak-anak dan remaja.

Kostokondritis juga disebut nyeri dinding dada atau sindrom kostosternal yang dapat menyebabkan nyeri menusuk tajam.

Biasanya, penyakit ini tidak berbahaya dan hilang dengan sendirinya setelah 2 atau 3 hari.

Baca juga: Penyebab Berat Badan Bayi Susah Naik dan Cara Mengatasinya

Penyebab

Dokter seringkali tidak dapat menentukan penyebab pasti dari kostokondritis.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Nyeri Dada (Kostokondritis): Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Kostokondritis adalah pembengkakan pada tulang rawan yang menempel pada tulang rusuk ke tulang dada (sternum). Bagaimana mencegah dan mengatasinya?
Bagikan artikel ini melalui

Namun, kondisi ini bisa terjadi karena hal berikut:

  • cedera pada tulang rusuk atau tulang dada
  • ketegangan fisik akibat angkat berat atau olahraga berat
  • batuk berulang (seperti yang dapat terjadi dengan beberapa infeksi).

Gejala

Gejala utama kostokondritis adalah nyeri di dada. Nyeri tajam biasanya terasa di sisi kiri tulang dada, tapi bisa juga di kedua sisi.

Rasa sakitnya bisa bertambah parah saat seorang anak:

  • mengambil napas dalam-dalam
  • batuk
  • menggerakkan tubuh bagian atas
  • menekan di area yang terkena.

Nyeri mungkin sedikit mereda saat anak berhenti bergerak atau mengambil napas lebih pendek.

Meski bisa sembuh dengan cepat, penyakit ini bisa menjadi tanda awal serangan jantung. Karena itu, sebaiknya orangtua memeriksakan kondisi si buah hati sejak dini sebelum terlambat.

Cara mencegah dan mengobati

Kostokondritis biasanya hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan apapun dalam beberapa hari.

Terkadang, hal itu berlangsung lebih lama - dari beberapa minggu hingga berbulan-bulan.

Jika Anda khawatir tentang rasa sakit yang tidak kunjung hilang, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Baca juga: Paru-Paru Kronis Pada Bayi: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi

Biasanya, dokter akan merekomendasikan obat nyeri yang dijual bebas kepada anak Anda seperti ibuprofen atau naproxen untuk membantu meringankan gejala.

Anda juga bisa Menerapkan kompres hangat atau bantal pemanas (setel dengan suhu rendah) ke area yang sakit untuk dapat meredakan nyeri.

Hingga merasa lebih baik, pastikan anak Anda banyak istirahat dan menghindari aktivitas yang memperparah rasa sakit.

Penyebab kostokondritis memang belum bisa dipastikan, jadi sangat sulit melakukan langkah pencegahan sepenuhnya.

Tetapi banyak kasus kostokondriti yang disebabkan oleh angkat berat, seperti membawa tas ransel yang berat- terutama di satu bahu.

Jadi, jika anak Anda harus membawa banyak buku, belilah ransel yang mampu menyebarkan beban secara merata di pundak anak.


Sumber KidsHealth
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Nyeri Betis
Nyeri Betis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

Health
Jari Kaki Bengkak

Jari Kaki Bengkak

Penyakit
Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Health
Perut Bunyi

Perut Bunyi

Penyakit
IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

Health
Kejang Demam

Kejang Demam

Penyakit
9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

Health
Lidah Terasa Terbakar

Lidah Terasa Terbakar

Penyakit
6 Makanan untuk Penderita Masuk Angin

6 Makanan untuk Penderita Masuk Angin

Health
Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Health
10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Bentuk Puting Tidak Normal

Bentuk Puting Tidak Normal

Penyakit
11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Jari Tangan Kaku

Jari Tangan Kaku

Penyakit
Ini Efek Samping Terlalu Banyak Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Efek Samping Terlalu Banyak Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.