Kompas.com - 04/04/2021, 12:12 WIB
Ilustrasi penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi) yang disebabkan konsumsi garam berlebihan. SHUTTERSTOCK/NIKCOAIlustrasi penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi) yang disebabkan konsumsi garam berlebihan.

KOMPAS.com - Hipertensi esensial adalah jenis tekanan darah tinggi yang penyebabnya tidak dapat diidentifikasi dengan jelas.

Jenis hipertensi ini paling umum terjadi dan juga dikenal dengan hipertensi primer.

Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk serangan jantung dan gagal jantung.

Hipertensi esensial memiliki penyebab yang sulit diidentifikasi.

Baca juga: Berapa Tekanan Darah Normal pada Ibu Hamil?

Namun, faktor genetik dianggap berperan besar sebagai penyebab dalam hipertensi esensial.

Selain genetik, berikut faktor lain penyebab hipertensi esensial:

  • diet
  • stres
  • aktivitas fisik yang kurang
  • kelebihan berat badan.

Mendeteksi hipertensi

Pemeriksaan tekanan darah adalah cara terbaik untuk mendeteksi adanya hipertensi.
Jadi, penting untuk memahami cara mengukur tekanan darah Anda dan membaca hasilnya.

Pembacaan tekanan darah memiliki dua angka, biasanya ditulis dalam bentuk dua angka seperti 120/80.

Angka pertama adalah tekanan sistolik Anda. Tekanan sistolik mengukur kekuatan darah terhadap dinding arteri Anda saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh.

Angka kedua mengukur tekanan diastolik Anda. Tekanan diastolik mengukur kekuatan darah Anda terhadap dinding arteri di antara detak jantung, saat otot jantung rileks.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X