Kompas.com - 20/04/2021, 10:02 WIB
Ilustrasi anak sakit SHUTTERSTOCK/New AfricaIlustrasi anak sakit

KOMPAS.com - Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah kondisi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan yang pada umumnya terjadi selama atau setelah makan.

Tak hanya orang dewasa, bayi dan anak kecil juga mengalami GERD.

Kerongkongan atau esofagus sendiri adalah saluran yang menghubungkan mulut ke perut.

Baca juga: 9 Makanan Penurun Asam Lambung yang Baik Dikonsumsi

Pada kondisi normal, otot pada ujung kerongkongan yang disebut sfingter esofagus bagian bawah akan terbuka untuk membiarkan makanan turun dan menutup untuk menghentikan asam lambung agar tidak keluar.

Jika katup ini membuka atau menutup pada waktu yang salah, hal ini dapat menyebabkan gejala GERD.

Saat bayi meludah atau muntah (gumoh), kemungkinan besar mereka menunjukkan kejadian gastroesophageal reflux (GER) yang umum terjadi pada bayi di bawah usia 1 tahun dan biasanya tidak menyebabkan gejala lain.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

12 Gejala GERD pada Bayi dan Anak yang Perlu Diwaspadai
Kenali beragam kondisi yang bisa menjadi gejala GERD pada bayi dan anak yang perlu diwaspadai untuk mencegah kondisi yang lebih parah.
Bagikan artikel ini melalui

Ya, gumoh merupakan kondisi yang sering dialami oleh bayi sehat. Sebuah penelitian melaporkan terdapat 50 persen bayi sehat usia 0-3 bulan mengalami meludah atau muntah ini minimal 1 kali per hari.

Angka kejadian itu berkurang menjadi 21 persen pada bayi sehat usia 4-6 bulan, dan hanya 5 persen pada usia 10-12 bulan

Pada bayi di bawah usia 1 tahun, GERD adalah bentuk meludah atau muntah yang kurang umum dan lebih serius.

Anak-anak dan remaja dapat terdiagnosis GERD jika menunjukkan gejala dan mengalami komplikasi lain.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan Akibat Asam Lambung

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Anodontia
Anodontia
PENYAKIT
Konstipasi
Konstipasi
PENYAKIT
Kejang Demam
Kejang Demam
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.