Kompas.com - 23/04/2021, 08:08 WIB
Ilustrasi detak jantung. SHUTTERSTOCKIlustrasi detak jantung.

KOMPAS.com - Aritmia adalah penyakit jantung yang terjadi saat pemantik listrik yang mengoordinasikan detak jantung terganggu.

Akibatnya, penderita aritmia bisa mengalami detak jantungnya terlalu cepat, lambat, atau tidak teratur.

Pada jantung yang sehat, detak jantung istirahat normal biasanya antara 60 sampai 100 detak per menit.

Baca juga: Detak Jantung Normal Manusia dan Cara Menghitungnya

Penyakit jantung aritmia terkadang mirip seperti masalah jantung berdebar kencang saja. Tapi, ada kalanya masalah organ vital ini sampai mengancam jiwa.

Sebelum mengulas tanda penyakit jantung aritmia, kenali dulu beberapa jenis gangguan irama jantung ini.

Jenis penyakit jantung aritmia

Melansir NHS, terdapat beberapa jenis penyakit jantung aritmia, antara lain:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Fibrilasi atrium: detak jantung cepat dan detaknya tidak teratur
  • Supraventricular takikardia: detak jantung cepat saat istirahat
  • Bradikardia: detak jantung lambat
  • Blok jantung: detak jantung lambat sampai dapat menyebabkan pingsan
  • Fibrilasi ventrikel: detak jantung cepat, tidak teratur, dan kerap membuat hilang kesadaran dan kematian mendadak apabila tak segera ditangani

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Detak Jantung Cepat

Penyebab penyakit jantung aritmia di antaranya infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, merokok, terlalu banyak minum minuman berkafein, sampai efek samping penyalahgunaan narkoba.

Penyakit jantung aritmia bisa menyerang segala usia. Tapi, fibrilasi atrium lebih sering menyerang orang tua, peminum alkohol berlebihan, dan orang yang kelebihan berat badan.

Risiko seseorang terkena aritmia juga meningkat apabila jaringan jantung rusak, misalkan karena serangan jantung atau gagal jantung.

Baca juga: Detak Jantung Normal Per Menit sesuai Usia

Tanda penyakit jantung aritmia

Penyakit jantung aritmia bisa menyebabkan beragam gejala, tergantung jenis dan tingkat keparahan penyakit.

Melansir American Heart Association, tanda penyakit jantung aritmia yang perlu diwaspadai antara lain:

  1. Detak jantung cepat, lambat, atau tidak teratur
  2. Badan mudah lelah atau lesu
  3. Pusing
  4. Sesak napas
  5. Cemas
  6. Dada sakit atau terasa tertekan
  7. Ingin pingsan atau pingsan untuk kasus yang ekstrem

Jika ada beberapa tanda penyakit jantung aritmia di atas, segera periksakan diri ke ahli jantung.

Dokter bisa mengetahui penyakit ini lewat pemeriksaan fisik, melihat hasil rekaman irama jantung atau EKG, sampai memantau ritme jantung saat menggunakan treadmill.

Baca juga: 11 Penyebab Kenapa Detak Jantung Cepat


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X