Kompas.com - 23/04/2021, 16:06 WIB
Ilustrasi sakit champjaIlustrasi sakit

Ulkus peptik juga dapat disebabkan oleh penggunaan aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) jangka panjang.

Baca juga: 12 Gejala GERD pada Bayi dan Anak yang Perlu Diwaspadai

Menurut Mayo Clinic, sekitar 75 persen penderita ulkus peptik tidak memiliki gejala.

Sakit perut yang bisa bertambah parah di antara waktu makan dan malam hari adalah gejala yang paling umum.

Gejala ulkus peptik lainnya yang bisa terjadi mungkin termasuk:

  • Perut kembung
  • Perut begah
  • Sakit maag
  • Masalah perut setelah makan makanan berlemak

8. Penyakit kantung empedu

Kantung empedu adalah organ yang berfungsi melepaskan empedu ke usus kecil.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Empedu sendiri adalah cairan pencernaan yang membantu memecah lemak dari makanan yang dimakan.

Baca juga: Batu Empedu Sakitnya di Mana?

Penyakit kantung empedu dapat berupa infeksi, batu empedu, peradangan, dan penyumbatan.

Bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan penyakit, penderitanya mungkin saja membutuhkan pengangkatan seluruh kandung empedu.

Gejala penyakit kantung empedu yang bisa terjadi termasuk:

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X