Kompas.com - 28/04/2021, 08:01 WIB
Ilustrasi nyamuk Anopheles, penyebab penyakit malaria SHUTTERSTOCK/SOMBOON BUNPROYIlustrasi nyamuk Anopheles, penyebab penyakit malaria

Setelah digigit nyamuk yang terinfeksi malaria, parasit penyebab penyakit malaria bakal memasuki aliran darah dan bersarang di liver atau hati.

Infeksi akan berkembang di liver sebelum masuk kembali ke aliran darah dan menyerang sel darah merah.

Parasit tersebut juga bisa tumbuh dan berkembang biak di sel darah merah. Secara berkala, sel darah yang terinfeksi bisa pecah, dan melepaskan lebih banyak parasit ke dalam darah.

Sel darah yang terinfeksi biasanya pecah setiap 48 sampai 72 jam. Setiap kali pecah, penderita akan mengalami demam, menggigil, dan berkeringat.

Selain menular lewat gigitan nyamuk, penyakit malaria juga bisa menular lewat transfusi darah dan berbagi jarum suntik yang tidak steril.

Baca juga: Nyamuk Demam Berdarah Menggigit pada Jam Berapa?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X