Kompas.com - 28/04/2021, 14:03 WIB
. SHUTTERSTOCK/SHISU_KA.

Diare dan muntah adalah efek samping dari banyak obat.

Beberapa obat bahkan lebih mungkin menyebabkan gejala ini daripada yang lain. Ini bisa jadi karena cara kerja obat atau karena mengandung zat aditif yang mengiritasi perut.

Usia, kesehatan secara keseluruhan, dan obat lain yang mungkin dikonsumsi juga dapat meningkatkan risiko efek samping.

Obat-obatan yang pada umumnya bisa menyebabkan diare dan muntah antara lain yakni:

  • Antibiotik tertentu
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAIDS), seperti ibuprofen (Advil) dan aspirin (Bufferin)
  • Obat kemoterapi
  • Metformin (Glucophage, Fortamet)

Salah satu cara antibiotik dapat menyebabkan muntah dan diare adalah dengan membunuh bakteri "baik" yang biasanya hidup di saluran pencernaan.

Hal ini memungkinkan bakteri yang disebut Clostridium difficile untuk tumbuh berlebih, yang dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan keracunan makanan parah.

Baca juga: 15 Penyebab Nyeri Dada dan Sakit Punggung yang Terjadi Bersamaan

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Minum obat dengan makanan terkadang bisa meredakan gejala. Bicaralah dengan dokter tentang cara terbaik untuk minum obat Anda.

Kapan harus ke dokter?

Seseorang disarankan untuk bisa mengunjungi dokter ketika menderita diare dan muntah yang tidak kunjung sembuh dalam beberapa hari atau mengalami gejala yang parah.

Merangkum Medical News Today, dehidrasi merupakan komplikasi dari diare dan muntah yang mungkin terjadi. Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan terlalu banyak cairan.

Dehidrasi ini perlu ditangani karena dapat membuat sel, jaringan, dan organ tidak berfungsi dengan baik, yang selanjutnya bisa menyebabkan syok dan bahkan kematian.

Dehidrasi ringan dapat dirawat di rumah, tetapi dehidrasi parah memerlukan perawatan darurat di rumah sakit.

Baca juga: 18 Tanda Dehidrasi yang Perlu Diwaspadai

Gejala dehidrasi pada bayi, balita, dan anak-anak antara lain:

  • Terlihat haus
  • Buang air kecil kurang dari biasanya, atau tiga jam atau lebih tanpa popok basah
  • Mulut kering
  • Tidak ada air mata saat menangis
  • Kekurangan energi
  • Pipi atau mata cekung
  • Mulut kering
  • Penurunan turgor kulit (elastisitas)

Sementara, gejala dehidrasi pada orang dewasa meliputi:

  • Sangat haus
  • Mulut kering
  • Buang air kecil lebih sedikit dari biasanya
  • Urine berwarna gelap
  • Pusing
  • Kelelahan
  • Penurunan turgor kulit
  • Mata atau pipi cekung

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X