Kompas.com - 01/05/2021, 16:04 WIB
Ilustrasi kram spukkatoIlustrasi kram

Pola makan yang menyertakan ikan berlemak sehat juga telah ditunjukkan dalam penelitian untuk menurunkan risiko serangan jantung, aterosklerosis, dan aritmia (detak jantung tidak teratur).

Baca juga: 11 Makanan yang Mengandung Lemak Tinggi tapi Justru Menyehatkan

13. Teh hijau

Teh hijau telah dikenal memiliki efek sehat pada jantung dan dikaitkan dengan penurunan risiko kardiovaskular.

Selain itu, sebuah penelitian menemukan bahwa teh hijau dapat dengan cepat meningkatkan fungsi endotel dari sistem peredaran darah.

Disfungsi endotel sendiri merupakan proses awal terjadinya berbagai masalah kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner, stroke, penyakit arteri perifer, dan lain sebagainya.

14. Bawang merah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bawang merah telah terbukti kaya akan quercetin, antioksidan kuat flavonoid yang dapat mengurangi risiko kejadian kardiovaskular.

Karena fakta tersebut, sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi bawang merah setiap hari dapat meningkatkan aliran darah.

Studi lain menemukan bahwa kebiasaan konsumsi sayuran allium, yakni bawang merah dan bawang putih bisa menyebabkan penurunan 64 persen kejadian penyakit kardiovaskular.

15. Buah delima

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X