Kompas.com - 02/05/2021, 12:10 WIB
Ilustrasi serangan jantung pada wanita Ilustrasi serangan jantung pada wanita

KOMPAS.com - Wanita biasanya merasakan beberapa gejala terlebih dahulu sebelum mengalami serangan jantung.

Sayangnya, gejala tersebut kerap diabaikan sehingga penanganan yang didapatkan pun seringkali terlambat.

Ahli jantung Leslie Chou mengatakan, banyak orang menganggap nyeri dada merupakan satu-satunya gejala serangan jantung.

Baca juga: 3 Cara Cegah Infeksi HPV

"Meskipun nyeri dada adalah gejala serangan jantung yang paling umum, wanita dapat memiliki gejala yang sama sekali tidak berhubungan dengan nyeri dada," ucap Chou.

Beriktu tiga gejala awal serangan jantung yang perlu diperhatikan wanita:

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Kelelahan yang tidan biasa

Wanita biasanya memiliki banyak pekerjaan yang membuatnya sering merasa kelelahan.

Entah perannya sebagai ibu rumah tangga atau pekerja, ada banyak hal yang bisa memicu rasa lelah pada wanita.

Namun, jangan abaikan rasa lelah tersebut jika disertai gejala berikut:

  • Anda tiba-tiba lelah setelah rutinitas melakukan rutinitas olahraga biasa.
  • Tidak melakukan aktivitas fisik berlebihan tapi mengalami kelelahan atau dada terasa berat.
  • Aktivitas sederhana seperti merapikan tempat tidur, berjalan ke kamar mandi atau berbelanja membuat Anda sangat lelah.
  • Meski Anda merasa sangat lelah, Anda juga mengalami gangguan tidur.

2. Berkeringat atau napas pendek

Seiring bertambahnya usia, kurang olahraga dan kenaikan berat badan secara bertahap menyebabkan masalah seperti sesak napas pada wanita.

Wanita juga bisa merasakan sensai panas atau keringat berlebih ketika berada di masa menopause.

Tapi, gejala ini dapat menandakan masalah jantung ketika disertai hal berikut:

  • Berkeringat tiba-tiba atau sesak napas tanpa aktivitas.
  • Sesak napas yang terus memburuk dari waktu ke waktu setelah beraktivitas.
  • Sesak napas yang memburuk saat berbaring.
  • Berkeringat atau sesak napas yang disertai gejala lain seperti nyeri dada atau kelelahan.

Baca juga: Pernah Terinfeksi Covid-19, Perlukah Melakukan Vaksinasi?

3. Sakit di leher, rahang, atau punggung

Tubuh bisa memberikan sinyal ketikaterjadi masalah di dalamnya.

Saat ada masalah dengan jantung, hal itu memicu saraf di area tersebut.

Namun,terkadang juga bisa terjadi di area lain di tubuh.

Nyeri di rahang, punggung, atau lengan bisa menandakan adanya masalah jantung, terutama jika kita sulit menentukan penyebab rasa sakit itu terjadi.

Selain itu, rasa sakit yang terjadi akibat adanya masalah jantung juga bisa disertai hal berikut:

  • Nyeri di punggung bawah atau atas sering kali dimulai di dada dan menyebar ke area ini.
  • Rasa sakitnya terkadang tiba-tiba, bukan karena aktivitas fisik, dan bisa mengganggu tidur di malam hari.
  • Anda mungkin merasakan nyeri yang spesifik pada bagian kiri, sisi bawah rahang.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X