Kompas.com - 04/05/2021, 20:02 WIB
Ilustrasi nyeri endometriosis SHUTTERSTOCKIlustrasi nyeri endometriosis

KOMPAS.com - Penyakit radang panggul adalah infeksi pada organ reproduksi bagian atas wanita.

Infeksi ini sering menyerang bagian rahim, saluran tuba atau tuba falopi, dan ovarium.

Penyakit yang biasanya menyerang wanita yang sudah aktif secara seksual ini terkadang bisa memengaruhi kesuburan.

Kenali gejala radang panggul pada wanita dan penyebabnya sebagai berikut.

Baca juga: 7 Penyakit yang Mengintai Sistem Reproduksi Wanita

Gejala radang panggul

Ciri-ciri radang panggul yang dirasakan penderitanya bisa berbeda-beda, tergantung tingkat keparahan penyakit.

Melansir NHS, beberapa gejala radang panggul yang umum, antara lain:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. Nyeri di sekitar panggul atau perut bagian bawah
  2. Nyeri atau rasa tidak nyaman saat berhubungan seks, terutama di dekat panggul
  3. Kencing terasa sakit
  4. Pendarahan setelah berhubungan seks
  5. Nyeri haid terasa sangat menyakitkan
  6. Haid di luar jadwal atau haid biasa sangat banyak
  7. Keputihan tidak normal, berwarna kuning atau kehijauan
  8. Sakit perut parah
  9. Demam tinggi
  10. Tidak enak badan

Segera konsultasikan ke dokter jika wanita merasakan gejala radang panggul di atas.

Baca juga: 7 Bau Vagina dan Artinya Bagi Kesehatan Reproduksi Wanita

Penyebab radang panggul

Melansir Cleveland Clinic, penyebab radang panggul sebagian besar berasal dari komplikasi penyakit infeksi menular seksual seperti gonore dan klamidia.

Kebanyakan wanita terkena radang panggul setelah berhubungan seks tanpa kondom.

Hubungan seks memungkinkan bakteri masuk ke sistem reproduksi wanita dan menginfeksi organ sekitarnya.

Selain itu, penyakit ini bisa muncul ketika infeksi bakteri dari vagina menjalar ke leher rahim, rahim, saluran telur, ovarium, lalu menginfeksi panggul.

Baca juga: 8 Gejala Miom dan Penyebabnya

Dalam kondisi normal, bakteri dari vagina akan dicegah menyebar ke saluran reproduksi oleh leher rahim.

Tapi, terkadang bagian serviks kadung terinfeksi sejumlah penyakit menular seksual.

Tak hanya infeksi, penyebab radang panggul lainnya antara lain aborsi, persalinan, atau pemasangan alat kontrasepsi di rahim.

Penyakit radang panggul yang tidak mendapatkan penanganan medis tepat bisa berisiko terkena penyakit sejenis di kemudian hari. Masalah kesehatan ini juga rentan memengaruhi kesuburan wanita.

Untuk mencegahnya, kenali baik-baik gejala radang panggul dan penyebabnya.

Serta, lakukan praktik seks aman dan periksakan kondisi kesehatan reproduksi secara berkala.

Baca juga: 4 Perbedaan Kista dan Miom pada Wanita


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X