Kompas.com - 06/05/2021, 20:00 WIB
Ilustrasi yodium photkaIlustrasi yodium

Kekurangan yodium adalah penyebab paling umum dari pembesaran tiroid dan gondok.

Penderita gondok dapat mengalami gejala tersedak, terutama saat berbaring, serta kesulitan menelan dan bernapas.

2. Hipotiroidisme

Saat kadar yodium tubuh turun, hipotiroidisme dapat berkembang karena yodium penting untuk membuat hormon tiroid.

Meskipun hal ini jarang terjadi, kekurangan yodium adalah penyebab paling umum dari hipotiroidisme di seluruh dunia.

3. Gangguan kehamilan

Kekurangan yodium bisa berakibat fatal pada wanita yang sedang hamil atau menyusui bayinya.

Kekurangan yodium yang parah bisa memicu keguguran, kematian janin, persalinan prematur, dan kelainan bawaan pada bayi.

Baca juga: Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Terpapar Sianida

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Gangguan pertumbuhan

Anak-anak yang lahir dari ibu dengan defisiensi yodium parah selama kehamilan dapat mengalami disabilitas intelektual dan masalah dengan pertumbuhan, pendengaran, serta gangguan bicara.

Dalam bentuk yang paling parah, kekurangan yodium bisa menyebabkan kretinisme.

Kretinisme merupakan sindrom yang ditandai dengan kerusakan otak permanen, mutisme tuli, spastisitas, dan tinggi anak terhenti.

 

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X