Kompas.com - 06/05/2021, 20:00 WIB

KOMPAS.com - Tubuh membutuhkan yodium untuk memproduksi hormon tiroid.

Hormon tiroid ini berperan penting dalam mengontrol metabolisme dan berbagai fungsi tubuh.

Karena itu, kekurangan yodium bisa mengganggu fungsi tiroid, pembesaran kelenjar tiroid atau gondok, dan berbagai gangguan tiroid lainnya.

Anak-anak yang kekurangan yodium juga bisa mengalami cacat mental.

Tubuh tidak bisa membuat yodium secara alami. Satu-satunya cara untuk mendapatkan asupan yodium adalah dari makanan.

Baca juga: Sindrom Guillain-Barre: Gejala, Penyebab, dan Komplikasi

Orang dewasa biasanya membutuhkan 150 mikrogram (mcg) per hari.

Wanita hamil dan menyusui membutuhkan 200 mcg per hari.

Yodium ditemukan di banyak jenis makanan seperti ikan, telur, kacang, daging, roti, produk susu, rumput laut, dan garam beryodium.

Secara rinci, berikut berbagai efek kekurangan yodium:

1. Kelenjar tiroid membesar

Tanpa yodium yang cukup, tiroid secara progresif membesar hingga membentuk gondok.

Kekurangan yodium adalah penyebab paling umum dari pembesaran tiroid dan gondok.

Penderita gondok dapat mengalami gejala tersedak, terutama saat berbaring, serta kesulitan menelan dan bernapas.

2. Hipotiroidisme

Saat kadar yodium tubuh turun, hipotiroidisme dapat berkembang karena yodium penting untuk membuat hormon tiroid.

Meskipun hal ini jarang terjadi, kekurangan yodium adalah penyebab paling umum dari hipotiroidisme di seluruh dunia.

3. Gangguan kehamilan

Kekurangan yodium bisa berakibat fatal pada wanita yang sedang hamil atau menyusui bayinya.

Kekurangan yodium yang parah bisa memicu keguguran, kematian janin, persalinan prematur, dan kelainan bawaan pada bayi.

Baca juga: Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Terpapar Sianida

4. Gangguan pertumbuhan

Anak-anak yang lahir dari ibu dengan defisiensi yodium parah selama kehamilan dapat mengalami disabilitas intelektual dan masalah dengan pertumbuhan, pendengaran, serta gangguan bicara.

Dalam bentuk yang paling parah, kekurangan yodium bisa menyebabkan kretinisme.

Kretinisme merupakan sindrom yang ditandai dengan kerusakan otak permanen, mutisme tuli, spastisitas, dan tinggi anak terhenti.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.