Kompas.com - 11/05/2021, 20:02 WIB
Ilustrasi Getty Images/iStockphotoIlustrasi

Hal ini dapat terjadi dengan menyentuh seseorang di area yang terkena kutu.

Kutu kemaluan tidak dapat menyebarkan penyakit atau infeksi saat memakan darah Anda. Tetapi kutu kemaluan ini dapat membuat testis dan area genital Anda terasa gatal saat merayap di rambut kemaluan.

Selain rasa gatal, Anda mungkin juga akan melihat benda seperti bubuk di celana dalam atau bintik merah atau biru kecil di kulit kemluan ketika memiliki kutu rambut kemaluan.

8. Dermatitis kontak

Dilansir dari Medical News Today, dermatitis kontak adalah peradangan berupa ruam gatal kemerahan pada kulit yang muncul akibat kontak langsung dengan zat tertentu dan mengiritasi kulit, atau merupakan reaksi alergi terhadap zat tertentu.

Hal ini kemungkinan besar terjadi ketika kulit bersentuhan dengan bahan baru, termasuk sabun mandi baru, sampo baru, deterjen baru, atau kain baru.

Dermatitis kontak dapat menyebabkan ruam merah dan gatal-gatal yang mungkin disertai juga dengan keluarnya cairan putih atau kuning dari kulit.

Ruam yang sama kemungkinan akan terjadi di area lain di tubuh jika testis gatal benar disebabkan oleh dermatitis kontak.

Baca juga: Punya Gejala Serupa, Apa Beda Alergi dan Intoleransi Makanan?

Kapan harus ke dokter?

Testis gatal mungkin tidak terlalu mengkhawatirkan pada awalnya.

Dalam beberapa kasus, seseorang mungkin langsung tahu apa penyebabnya, dan mereka mungkin tidak perlu mencari perhatian medis.

Nah, ketika ruam muncul atau saat gatal terus-menerus dan intens, seseorang sebaiknya meminta dokter dengan mengesampingkan penyebab tertentu dan menentukan pengobatan yang tepat.

Selain itu, dokter harus memeriksa ruam yang berubah atau mulai keluarkan cairan.

Siapa pun yang mencurigai mereka memiliki kutu kemaluan juga harus mengunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat untuk membunuh kutu dan telurnya.

Baca juga: 3 Teknik Menunda Ejakulasi untuk Cegah Ejakulasi Dini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Health
Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.