Kompas.com - Diperbarui 02/05/2022, 16:54 WIB

Manfaat ini bukan hanya berkaitan dengan kesehatan mental, tapi juga kesehatan raga atau fisik.

Memaafkan di antaranya dapat menurunkan risiko serangan jantung, menekan kadar kolesterol, meningkatkan kualitas tidur, mengurangi rasa sakit, menyembangkan tekanan darah, serta mengurangi kecemasan, depresi, dan stres.

Karen Swartz, M.D., Direktur Klinik Konsultasi Dewasa Gangguan Suasana Hati di Rumah Sakit Johns Hopkins, Maryland, AS, mengungkap kemarahan kronis menempatkan kita dalam mode melawan-atau-lari, yang mengakibatkan banyak perubahan pada detak jantung, tekanan darah, dan respons kekebalan.

“Perubahan tersebu kemudian dapat meningkatkan risiko depresi, penyakit jantung dan diabetes, di antara kondisi lainnya,” ungkap dia.

Mamaafkan, bagaimanapun, dapat mengurangi tingkat stres yang mengarah pada peningkatan kesehatan tubuh secara umum.

Baca juga: Daging Sapi atau Kambing, Mana yang Lebih Sehat?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Meskipun gejala khas depresi, seperti kesedihan atau keputusasaan, mudah dikenali, ada gejala yang mungkin kurang terlihat.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.