Kompas.com - 17/05/2021, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Serangan asma secara tiba-tiba seringkali dialami oleh penderita asma.

Saat ini terjadi, saluran udara akan mengalami peradangan dan penyempitan.

Akibatnya, mereka akan sulit bernapas. Serangan asma bisa berakibat fatal.

Selama serangan asma yang parah, penderita bisa kehilangan cukup oksigen ke dalam paru-paru dan bahkan dapat berhenti bernapas.

Baca juga: Abses Otak: Gejala, Penyebab, dan PengobatanBaca juga: Beli Obat Kumur di Amazon, Pria Ini Malah Dapat Redmi Note 10

Gejala serangan asma

Gejala serangan asma bisa berupa:

  • batuk
  • sesak napas
  • mengalami kesulitan bernapas
  • perasaan sesak di dada.

Serangan asma ringan mungkin hanya berlangsung beberapa menit dan bisa diatasi dengan obat atau penggunaan inhaler.

Namun, serangan asma sedang atau berat dapat berlangsung lebih lama.

Dalam beberapa kasus, serangan asma berat tidak merespon obat dengan baik.

Karena itu, Anda harus mengenali tanda awal yang terjadi saat serangan asma menerjang.

Berikut tanda awal serangan asma:

  • gejala asma yang menjadi lebih sering atau mengganggu aktivitas
  • perlu menggunakan inhaler lebih sering
  • mengalami gejala yang membuat sulit tidur di malam hari.

Pastikan keluarga, teman, dan orang dekat Anda tahu apa yang harus dilakukan jika Anda mendapat serangan asma.

Simpan salinan resep obat-obatan Anda dan kontak darurat, termasuk dokter di ponsel Anda sehingga Anda dapat menunjukkannya kepada orang lain yang mungkin datang membantu Anda saat mengalami serangan asma.

Risiko kematian akibat serangan asma

Beberapa faktor risiko bisa menyebabkan kematian pada penderita asma. Berikut faktor risiko tersebut:

  • asma yang tidak terkontrol
  • tidak mematuhi rencana pengobatan
  • fungsi paru-paru yang buruk.

Baca juga: Kabar Bahagia, 2 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol Ini Aman Dikonsumsi

Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya Anda menghindari pemicu serangan asma.

Berikut beberapa hal yang bisa memicu serangan asma:

  • alergen, seperti serbuk sari, jamur, atau bulu hewan peliharaan
  • polusi udara
  • perokok pasif
  • cuaca dingin
  • olahraga
  • iritan, seperti debu, parfum, atau asap kimia
  • penyakit pernapasan, seperti flu atau pilek.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.