Kompas.com - 23/05/2021, 12:04 WIB

Minuman ini sarat dengan senyawa yang bertindak sebagai antioksidan dan membantu mencegah kerusakan sel yang terkait dengan perkembangan penyakit.

Meski begitu, penting untuk minum minuman ini dalam jumlah sedang guna menghindari dehidrasi.

Selain itu, pastikan untuk minum banyak air putih setelah mengonsumsi kopi atau teh berkafein.

Baca juga: 12 Penyakit Menular Seksual yang Harus Diwaspadai

Kapan harus ke dokter terkait urine keruh?

Urine yang keruh biasanya tidak berbahaya, tetapi bisa juga menjadi tanda kondisi medis atau penyebab serius yang mendasarinya.

Beberapa kondisi yang terkait dengan urine keruh termasuk:

  • Infeksi saluran kemih (ISK)
  • Vaginitis
  • Batu ginjal
  • Gagal ginjal
  • Penyaki menular seksual (PMS)
  • Diabetes
  • Masalah prostat

Temui dokter jika urin Anda yang keruh tidak kunjung sembuh atau disertai dengan bau busuk, darah, nyeri, muntah, atau keluarnya cairan. Ini mungkin menunjukkan adanya infeksi atau masalah kesehatan lainnya.

Baca juga: 10 Penyebab Urine Keruh, Bisa Jadi Gejala Diabetes hingga Penyakit Ginjal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.