Kompas.com - 25/05/2021, 18:01 WIB
Ilustrasi keguguran. SHUTTERSTOCK/TRAVELPIXSIlustrasi keguguran.

KOMPAS.com - Di beberapa kasus keguguran, dokter menyebut sejumlah wanita mengalami kondisi hamil anggur atau kehamilan mola.

Masalah kehamilan ini sebenarnya bisa dideteksi saat kehamilan mulai memasuki usia kandungan delapan minggu.

Sayangnya, lantaran minimnya ciri-ciri hamil anggur yang khas, banyak pasangan yang terlambat menyadari komplikasi kehamilan ini dan baru mengetahuinya setelah keguguran.

Demi meningkatkan kewaspadaan selama kehamilan, kenali apa itu hamil anggur sampai ciri-cirinya.

Baca juga: 4 Tanda-tanda Keguguran yang Pantang Disepelekan

Apa itu hamil anggur?

Melansir Mayo Clinic, hamil anggur adalah masalah genetik selama proses pembuahan yang disebabkan pertumbuhan jaringan abnormal atau tumor di dalam rahim.

Laju pertumbuhan tumor yang mirip anggur ini acapkali lebih cepat ketimbang perkembangan janin di dalam rahim sehingga mengganggu kehamilan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut American Pregnancy Association, terdapat dua jenis hamil anggur, yakni:

Pada hamil anggur lengkap, jaringan plasenta tidak normal yang membengkak tampak seperti kista berisi cairan tanpa ada janin.

Kehamilan ini terbentuk ketika sperma membuahi sel telur yang kosong, sehingga tidak ada janin yang tumbuh.

Saat dilakukan pemeriksaan USG, tidak ada janin, yang terdeteksi hanya plasenta.

Baca juga: 6 Penyebab Keguguran Berulang pada Ibu Hamil

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.