Kompas.com - 26/05/2021, 12:03 WIB

Keratin adalah protein struktural yang ditemukan di kulit, rambut, dan kuku kita.

Baca juga: 10 Makanan yang Mengandung Vitamin D Tinggi

Sementara kolagen adalah protein paling melimpah di tubuh dan merupakan protein struktural tulang, tendon, ligamen, dan kulit kita.

Sedangkan elastin beberapa ratus kali lebih fleksibel daripada kolagen.

Elastisitasnya yang tinggi memungkinkan banyak jaringan di tubuh kita untuk kembali ke bentuk semula setelah meregang atau berkontraksi, seperti rahim, paru-paru, dan arteri.

5. Menjaga pH yang tepat

Protein memainkan peran penting dalam mengatur konsentrasi asam dan basa dalam darah dan cairan tubuh lainnya.

Keseimbangan antara asam dan basa diukur menggunakan skala pH. Ini berkisar dari 0 hingga 14, dengan 0 sebagai yang paling asam, 7 netral, dan 14 paling basa.

Contoh nilai pH zat umum meliputi:

  • pH 2: Asam lambung
  • pH 4: Jus tomat
  • pH 5: Kopi hitam
  • pH 7,4: Darah manusia
  • pH 10: Susu magnesia
  • pH 12: Air sabun

Baca juga: 3 Penyebab Anemia Defisiensi Vitamin yang Perlu Diwaspadai

Berbagai sistem penyangga memungkinkan cairan tubuh kita mempertahankan kisaran pH normal.

Diperlukan pH yang konstan, karena bahkan sedikit perubahan pada pH dapat berbahaya atau berpotensi mematikan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.