Kompas.com - 30/05/2021, 16:04 WIB

Dilansir dari Kid’s Health, para ahli menyebutkan penyebab mimpi basah berasal dari peningkatan kadar hormon testosteron atau hormon seks selama masa pubertas.

Umumnya, tingkat keseringan atau intensitas mimpi basah yang dialami laki-laki semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Terutama setelah laki-laki aktif secara seksual.

Mimpi basah jamak dialami remaja sampai menginjak usia 20 tahunan. Tapi, ada juga laki-laki atau perempuan yang tidak pernah merasakan mimpi basah.

Baca juga: 8 Ciri-ciri Pubertas pada Perempuan

Melansir Healthline, terkadang mimpi basah juga bisa disebabkan alat kelamin yang tanpa sengaja bergesekan dengan seprai, selimut, atau guling saat tidur.

Perlu diketahui juga, mimpi basah tidak selalu terkait dengan mimpi erotis. Menurut penelitian, hanya sebagian kecil atau sekitar empat persen mimpi basah yang terjadi karena mimpi erotis.

Mimpi basah memang terkadang membuat malu atau tidak nyaman sebagian orang.

Kalian tidak bisa mencegahnya karena hal itu alamiah dan tidak disengaja. Namun, coba latihan relaksasi sebelum tidur atau berkonsultasi dengan psikolog apabila mimpi basah terasa mengganggu.

Baca juga: Mengeluarkan Sperma Setiap Hari, Apakah Sehat?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.