Kompas.com - 01/06/2021, 18:00 WIB
Ilustrasi keguguran. SHUTTERSTOCK/TRAVELPIXSIlustrasi keguguran.

Cara mendeteksi hamil anggur

Selain pemeriksaan fisik dan riwayat medis pasien, ada beberapa cara mendeteksi hamil anggur. Melansir NewsMedical, berikut beberapa di antaranya:

  • Pemeriksaan panggul untuk melihat kondisi rahim, leher rahim, dan kesehatan vagina
  • Pemindaian ultrasonografi (USG) panggul untuk melihat ada tidaknya jaringan abnormal di dalam rahim
  • Tes darah untuk melihat tingkat hormon pertumbuhan atau HCG
  • Tes urine untuk melihat kadar hormon pertumbuhan atau HCG dalam urine

Hamil anggur umumnya tidak dapat dilanjutkan. Untuk mencegah komplikasi, jaringan plasenta abnormal juga perlu diangkat.

Setelah perawatan untuk hamil anggur selesai, dokter biasanya akan memantau kadar HCG di tubuh pasiennya sampai satu tahun. Tujuannya, untuk memastikan tidak ada lagi jaringan kista yang tertinggal.

Setelah dinyatakan rahim siap dan kadar HCG terkontrol, dokter biasanya akan memberikan lampu hijau pasien siap hamil lagi.

Baca juga: Setelah Keguguran, Kapan Bisa Hamil Lagi?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.