Kompas.com - 06/06/2021, 09:00 WIB
Ilustrasi muntaber Ilustrasi muntaber

Mengonsumsi makanan berminyak atau bergula dalam jumlah besar dapat mengiritasi perut dan menyebabkan diare dan muntah.

Jika sudah memiliki kondisi gastrointestinal, makan berlebihan bahkan lebih mungkin menyebabkan gejala-gejala lain, seperti IBS, tukak lambung, refluks asam, dan GERD.

7. Obat-obatan

Diare dan muntah adalah efek samping dari banyak obat.

Kondisi ini bisa jadi karena cara kerja obat atau karena obat mengandung zat aditif yang mengiritasi perut.

Baca juga: Suar Muntah Darah, Kisah Dahlan Iskan Menjadi Penyintas Kanker Hati

Pengobatan yang umumnya menyebabkan diare dan muntah antara lain sebagai berikut.

  • antibiotik tertentu
  • obat antiinflamasi nonsteroid (NSAIDS) , seperti ibuprofen (Advil) dan aspirin (Bufferin)
  • obat kemoterapi
  • metformin (Glucophage, Fortamet)

Antibiotik dapat menyebabkan muntah dan diare karena membunuh bakteri "baik" yang biasanya hidup di saluran pencernaan.

Hal ini memungkinkan bakteri yang disebut Clostridium difficile tumbuh terlalu banyak sehingga menyebabkan gejala yang mirip dengan keracunan makanan yang parah.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.