Kompas.com - 08/06/2021, 13:31 WIB
Ilustrasi stretch marks Artem_FurmanIlustrasi stretch marks

KOMPAS.com - Munculnya stretch mark di paha kerap dianggap mengganggu penampilan.

Dilansir dari WebMD, stretch mark adalah garis atau gurat halus mirip bekas luka yang panjang dan bergelombang.

Warnanya bisa berawal dari kemerahan atau keunguan, lalu lambat laun memudar menjadi putih atau semakin samar.

Baca juga: Stretch Mark pada Remaja: Penyebab dan Cara Menghilangkan

Stretch mark tak hanya muncul di paha. Masalah kulit yang sebenarnya tidak berbahaya ini juga bisa muncul di perut, payudara, pinggul, dan pantat.

Kenali penyebab stetch mark di paha dan cara menghilangkannya sebagai berikut.

Penyebab stretch mark di paha

Stretch mark sebenarnya bagian dari proses alami perubahan kulit. Melansir Healthline, stretch mark di paha bisa muncul ketika lapisan tengah kulit terlalu meregang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika serat ikat kulit terlalu meregang, jaringan tersebut bisa robek dan meninggalkan bekas luka.

Bekas luka baru tersebut biasanya muncul kemerahan atau keunguan terlebih dahulu karena pembuluh darah di kulit mulai terlihat.

Seiring berjalannya waktu, tampilan stretch mark akan memudar dan warnanya jadi keputihan dan susah dihilangkan.

Beberapa penyebab stretch mark di paha biasanya berasal dari:

  • Berat badan naik
  • Pertumbuhan otot
  • Efek samping angkat beban
  • Masa pubertas pada remaja
  • Pertumbuhan tubuh yang terlalu cepat
  • Kehamilan
  • Faktor genetika
  • Masalah kesehatan seperti ketidakseimbangan hormon, penggunaan steroid dan kortikosteroid, penyakit sindrom cushing, dan sindrom marfan

Tampilan stretch mark di paha bisa bervariasi. Hal itu tak luput dari pengaruh faktor usia dan warna kulit pengidapnya.

Baca juga: Stretch Mark pada Remaja: Penyebab dan Cara Menghilangkan

Cara menghilangkan stretch mark di paha

Stretch mark di paha biasanya tidak meninggalkan rasa sakit, hanya sesekali pengidap merasakan sedikit gatal.

Perlu diketahui juga, tidak ada obat untuk stretch mark. Tapi ada beberapa perawatan untuk membantu memudarkan atau menghilangkan stretch mark.

Berikut beberapa cara menghilangkan stretch mark di paha yang bisa membantu menyamarkan gurat halus di kulit ini:

  • Oleskan pelembab, minyak, atau losion yang kaya vitamin pada stretch mark. Dengan menjaga kelembapan kulit, elastisitas kulit dapat meningkat
  • Gunakan produk eksfoliasi untuk membantu pengelupasan kulit secara berkala. Dengan begitu, sel kulit mati di paha bisa terangkat dan regenerasi kulit bisa berjalan lebih cepat
  • Pakai salep atau krim untuk menyamarkan bekas luka, tapi perlu diingat cara ini tidak bisa membantu mengembalikan elastisitas kulit
  • Perawatan laser juga bisa digunakan untuk merangsang pertumbuhan dan regenerasi sel kulit. Namun, perawatan ini relatif mahal dan butuh proses berulang atau tidak bisa instan
  • Selain laser, perawatan untuk menghilangkan stretch mark di paha bisa memanfaatkan mikrodermabrasi. Prosedur ini menggunakan kristal pengelupasan untuk mengurangi munculnya stretch mark

Diskusikan cara menghilangkan stretch mark di paha yang paling pas dengan dokter yang biasa menangani.

Dokter biasanya akan memberikan solusi sesuai akar penyebab stretch mark di paha.

Baca juga: 7 Cara Mengecilkan Paha, Kombinasi antara Olahraga dan Diet Sehat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.