Kompas.com - 15/06/2021, 07:31 WIB

Hal ini diperkuat dengan studi berjudul “Effect of breakfast skipping on diurnal variation of energy metabolism and blood glucose” yang menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan kalori yang terbakar selama 24 jam antara orang yang sarapan atau orang yang melewatkannya.

Sarapan adalah pilihan

Mungkin tidak masalah apakah seseorang sarapan atau tidak selama ia makan sehat untuk sepanjang hari.

Sarapan juga tidak meningkatkan metabolisme dan melewatkannya tidak secara otomatis membuat seseorang makan secara berlebihan.

Oleh karena itu, pada dasarnya sarapan merupakan pilihan. Semuanya bermuara pada preferensi masing-masing.

Jika memang memerlukan tenaga seharian dan merasa lapar, sarapanlah dengan makanan sehat dan seimbang.

Baca juga: 5 Penyebab Diet Keto Gagal Turunkan Berat Badan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.