Kompas.com - 30/06/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi lari SHUTTERSTOCKIlustrasi lari

Puasa yang dimodifikasi termasuk membatasi asupan kalori pada hari-hari puasa hingga sekitar 20 persen hingga 25 persen dari kebutuhan harian Anda.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa intermiten dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mungkin memiliki efek kesehatan yang bermanfaat lainnya.

Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

Di samping itu, penting untuk dicatat bahwa jika Anda menggunakan obat penurun glukosa seperti insulin atau obat glukosa oral, Anda harus menghubungi dokter sebelum memulai puasa apa pun karena dapat menyebabkan hipoglikemia.

9. Cukup tidur

Kualitas tidur yang buruk dan tidur yang tidak memadai telah diidentifikasi sebagai faktor risiko untuk kontrol glikemik yang buruk atau peningkatan gula darah.

Masalah terkait tidur juga dikaitkan dengan sindrom kaki gelisah dan sleep apnea.

Jika Anda atau seseorang yang Anda cintai mengalami masalah tidur, bicarakan dengan dokter Anda.

Baca juga: Ini Durasi Tidur Ideal Berdasarkan Usia

10. Pehatikan kesehatan usus

Ada hubungan antara dysbiosis usus dan diabetes.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.