Kompas.com - 06/07/2021, 20:02 WIB

KOMPAS.com - Lezat tapi mematikan. Mungkin itulah kesan ketika seseorang makan gorengan.

Sebuah penelitian berjudul “Fried-food consumption and risk of cardiovascular disease and all-cause mortality: a meta-analysis of observational studies” menunjukkan bahwa makan gorengan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.

Menurut penelitian yang dilakukan di Cina tersebut, risiko meningkat dengan setiap tambahan 4 ons porsi per minggu.

Untuk penelitian ini, para peneliti menganalisis 19 penelitian yang diterbitkan sebelumnya.

Baca juga: Benarkah Menggoreng dengan Air Fryer Lebih Sehat?

Mereka menggabungkan data dari 17 studi, yang melibatkan lebih dari 560.000 orang dengan hampir 37.000 kejadian kardiovaskular utama, seperti serangan jantung atau stroke.

Para peneliti juga menggunakan data dari enam studi, yang melibatkan lebih dari 750.000 peserta dan hampir 86.000 kematian selama rata-rata 10 tahun.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan mereka yang makan gorengan paling sedikit per minggu, mereka yang makan paling banyak memiliki risiko 28 persen lebih besar terkena kardiovaskular utama.

Di samping itu, risiko penyakit jantung 22 persen lebih tinggi dan risiko 37 persen lebih tinggi terkena penyakit gagal jantung.

Risiko ini secara substansial meningkat sebesar 3 persen, 2 persen dan 12 persen, masing-masing, dengan masing-masing tambahan 4 ons porsi mingguan, menurut laporan yang dipublikasikan secara online di jurnal Heart tersebut.

Sayangnya, penyebab gorengan dapat meningkatkan perkembangan penyakit kardiovaskular masih belum jelas, tetapi beberapa hipotesis pun diajukan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.