Kompas.com - 08/07/2021, 20:02 WIB

KOMPAS.com - Menopause dini adalah kondisi saat wanita berhenti berovulasi dan tidak haid lagi sebelum usianya 40 tahun.

Perlu diketahui, kebanyakan wanita mengalami mati haid atau menopause di usia 40 tahunan atau 50 tahunan.

Menopause dini dapat dialami wanita usia produktif yang baru berusia 20 tahunan atau 30 tahunan.

Sebelum menyimak sejumlah gejala menopause dini, kenali dulu beberapa penyebabnya.

Baca juga: 6 Penyebab Vagina Kering, Tak Selalu Terkait Menopause

Penyebab menopause dini

Sebagian besar atau sekitar 60 persen penyebab menopause dini tidak diketahui.

Namun, ada beberapa penyakit dan masalah kesehatan yang bisa membuat wanita mati haid lebih awal.

Melansir Better Health, penyakit dan kondisi penyebab menopause dini di antaranya:

  • Penyakit autoimun seperti hipotiroid, penyakit crohn, lupus, rheumatoid arthritis
  • Faktor genetik atau keturunan
  • Infeksi virus seperti gondong atau cytomegalovirus
  • Operasi pengangkatan rahim atau indung telur
  • Efek samping kemoterapi

Baca juga: Apa itu Pra-Menopause?

Gejala menopause dini

Ilustrasi siklus haid, menstruasi tidak teraturSHUTTERSTOCK/StoryTime Studio Ilustrasi siklus haid, menstruasi tidak teratur
Sebelum mati haid, wanita akan merasakan perubahan tubuh dan siklus menstruasi.

Melansir Cleveland Clinic, terdapat beberapa gejala menopause dini yang jamak dirasakan wanita, antara lain:

  1. Siklus haid kerap tidak teratur
  2. Hot flashes atau badan tiba-tiba terasa panas tanpa sebab jelas
  3. Sering berkeringat di malam hari
  4. Vagina kering dan tidak nyaman saat berhubungan seks
  5. Sering kencing
  6. Gampang terkena infeksi saluran kencing
  7. Susah tidur
  8. Jadi lebih emosional seperti mudah marah dan suasana hati kerap jelek
  9. Kulit kering, mata kering, mulut kering
  10. Payudara jadi lebih lembut
  11. Detak jantung cepat
  12. Kerap sakit kepala
  13. Sendi dan otot sakit
  14. Gairah seks menurun
  15. Susah konsentrasi dan mudah lupa
  16. Berat badan bertambah padahal pola makan tidak berubah
  17. Rambut rontok atau menipis

Menopause dini tidak bisa diobati. Masalah kesehatan ini bahkan bisa berdampak pada kesehatan fisik dan mental seperti disfungsi seksual, osteoporosis, gangguan saraf, suasana hati, sampai penyakit jantung.

Baca juga: 6 Efek Menopause pada Tubuh Wanita

Kapan perlu waspada?

Menopause adalah keniscayaan bagi setiap wanita. Namun, kondisi ini bisa berdampak kesehatan.

Jika wanita merasakan gejala menopause dini utama seperti sikuls haid tidak teratur sampai dua bulan berturut-turut, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter.

Terlebih jika wanita juga memiliki saudara perempuan, ibu, atau nenek yang juga mengalami menopause dini.

Selain mengetahui beragam gejala menopause dini, cara terbaik mencegah masalah kesehatan ini yakni mengidentifikasi faktor risikonya.

Baca juga: Rutin Bercinta Setiap Minggu Bisa Menunda Menopause, Kok Bisa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.