Kompas.com - 14/07/2021, 07:31 WIB

Allicin juga tampaknya dapat meningkatkan produksi atau ketersediaan hidrogen sulfida dan oksida nitrat, dua senyawa penting untuk mengatur tingkat tekanan darah.

Selain itu, para ahli percaya bahwa sifat antiinflamasi dan antioksidan bawang putih dapat berkontribusi lebih lanjut pada kemampuan bawang putih untuk mengurangi atau mencegah kenaikan tingkat tekanan darah.

Baca juga: 10 Bahaya Darah Tinggi yang Perlu Diwaspadai

Kemungkinan efek samping penggunaan bawang puti sebagai obat darah tinggi

Dilansir dari Very Well Health, meskipun bawang putih dalam jumlah normal dalam makanan kemungkinan aman bagi kebanyakan orang, suplemen bawang putih bisa jadi dapat menyebabkan sejumlah efek samping, termasuk heartburn, mual, dan diare.

Sementara itu, orang dengan gangguan pendarahan dan wanita hamil atau menyusui sebaiknya tidak mengonsumsi bawang putih.

Karena bawang putih dapat memperlambat pembekuan darah, mengonsumsi sayuran ini bersama dengan obat pengencer darah (termasuk aspirin dan warfarin) atau suplemen (seperti ginkgo) dapat meningkatkan risiko efek samping seperti pendarahan dan memar.

Cara menggunakan bawang putih untuk menurunkan darah tinggi

Meskipun meningkatkan asupan bawang putih dapat membantu meningkatkan kesehatan dan melindungi Anda dari tekanan darah tinggi, suplemen bawang putih tidak boleh digunakan sebagai pengganti perawatan standar hipertensi.

Baca juga: 12 Cara Menurunkan Darah Tinggi Tanpa Obat

Jika Anda mempertimbangkan penggunaan bawang putih dalam pengobatan tekanan darah tinggi, lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter.

Secara umum obat hipertensi yang diresepkan dokter tetap harus diminum sesuai aturan karena suplemen bawang putih tidak bisa diandalkan sebagai satu-satunya pengobatan untuk darah tinggi.

Alternatif pengobatan darah tinggi alami lainnya

Sejumlah praktik gaya hidup sangat penting untuk mengendalikan tekanan darah Anda.

Praktik-praktik ini termasuk:

  • Mengikuti diet seimbang
  • Membatasi asupan natrium dan alkohol
  • Mencapai dan atau mempertahankan berat badan yang sehat
  • Berolahraga secara teratur
  • Menghindari merokok
  • Memasukkan teknik pengurangan stres ke dalam rutinitas harian

Ada juga beberapa bukti bahwa memenuhi asam lemak omega 3, mempertahankan kadar vitamin D yang optimal, dan mengonsumsi ekstrak kakao secara teratur dapat membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali.

Baca juga: 12 Makanan yang Mengandung Omega 3 Tinggi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.