Kompas.com - 09/08/2021, 16:32 WIB

Pertusis, juga dikenal sebagai batuk rejan, adalah infeksi bakteri yang menyebabkan batuk hebat.

Selama serangan batuk rejan, paru-paru melepaskan semua udara yang mereka miliki, menyebabkan orang menarik napas dengan keras dengan suara "teriakan".

Bayi memiliki risiko lebih tinggi tertular batuk rejan dan menghadapi komplikasi yang lebih serius darinya.

Batuk rejan bisa mengancam nyawa pada bayi.

Untuk itu usia 2 bulan ke atas, cara terbaik untuk menghindari tertular pertusis adalah dengan mendapatkan vaksinasi.

Batuk rejan sering menyebabkan batuk paroksismal.

Kemungkinan penyebab lain dari batuk yang buruk meliputi:

  • asma
  • PPOK
  • radang paru-paru
  • tuberkulosis
  • tersedak

Baca juga: Perbedaan Gejala Covid-19 dan Flu Biasa

4. Batuk croup

Croup adalah infeksi virus yang biasanya menyerang anak-anak berusia 5 tahun ke bawah.

Croup menyebabkan saluran napas bagian atas menjadi iritasi dan bengkak.

Anak kecil sudah memiliki saluran udara yang lebih sempit.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.