Kompas.com - 13/08/2021, 19:35 WIB
Ilustrasi kaki bengkak. ThinkstockIlustrasi kaki bengkak.

KOMPAS.com - Pernahkah Anda melihat pergelangan kaki Anda membengkak sampai sulit berjalan?

Kaki membengkan kerap terjadi ketikakita terlalu lama berjalan, efek operasi atau kehamilan.

Kabar baiknya, ada cara mudah untuk meringankan sakit akibat kaki yang bengkak. Bahkan, kita bisa melakukan langkah pencegahan.

Penyebab kaki bengkak

Pembengkakan (atau dalam istilah medis disebut edema) terjadi ketika tubuh menahan cairan di kaki. Akibatnya, kita tidak nyaman dan tidak leluasa bergerak.

Penyebab utama kaki membengkak bisa karena hal berikut:

  • Faktor gaya hidup, seperti tidak aktif atau kelebihan berat badan.
  • Kondisi medis yang mempengaruhi pergerakan cairan dalam tubuh.
  • Sepatu yang tidak pas.
  • Cedera.

Baca juga: WHO Peringatkan Adanya Virus Marburg yang Berbahaya, Begini Gejalanya

Tip mencegah dan mengatasi

Perubahan gaya hidup sederhana – seperti olahraga dan penurunan berat badan – juga dapat membantu mengurangi atau mencegah pembengkakan.

Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti berjalan dan berenang.

Pembengkakan di kaki juga bisa dikurangi dengan cara berikut:

  • Meningkatkan gerakan tubuh secara keseluruhan, karena duduk atau berdiri di satu tempat terlalu lama dapat meningkatkan pembengkakan. Menggerakkan lutut dan meregangkan pergelangan kaki dapat membantu.
  • Batasi asupan garam dan karbohidrat.
  • Oleskan minyak esensial seperti peppermint, eucalyptus, lavender atau chamomile.

Baca juga: 5 Penyebab Tertinggi Kematian Menurut Data WHO

Selain cara di atas, Anda juga bisa mengurangi pembengkakan di kaki dengan mengenakan kaos kaki kompresi.

Kaus kaki kompresi membantu meningkatkan sirkulasi darah. Hal ini akan mencegah cairan terkumpul di kaki, yang berfungsi untuk meminimalisir pembengkakan dan rasa sakit.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.