Kompas.com - 17/08/2021, 18:02 WIB
ilustrasi diabetes simpson33ilustrasi diabetes

KOMPAS.com - Gula darah tinggi atau hiperglikemia adalah kondisi ketika ada terlalu banyak gula dalam darah.

Gula darah tinggi selama ini mungkin lebih dikenal sebagai gejala utama yang mendasari penyakit diabetes.

Padahal sebenarnya gula darah tinggi juga bisa terjadi pada orang yang tidak menderita diabetes tipe 1 maupun diabetes tipe 2.

Baca juga: Berapa Kadar Gula Darah Normal dalam Tubuh?

Baik pada penderita diabetes maupun yang bukan, kondisi gula darah tinggi ini penting untuk dapat dikelola dengan baik.

Dilansir dari WebMD, peningkatan glukosa darah di antaranya dapat menyebabkan berbagai kondisi merugikan berikut:

  • Menunda kemampuan tubuh untuk sembuh
  • Meningkatkan risiko infeksi
  • Menyebabkan kerusakan permanen pada saraf, pembuluh darah, dan organ, seperti seperti mata dan ginjal

Kerusakan pembuluh darah akibat gula darah tinggi juga bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melansir Health Line, Anda bisa dianggap mengalami gangguan toleransi glukosa atau pradiabetes jika memiliki kadar glukosa puasa antara 100–125 mg/dL, dan hiperglikemia jika kadar glukosa darah puasa lebih dari 125 mg/dL atau lebih besar dari 180 mg/dL dua jam setelah makan.

Tubuh memperoleh glukosa terutama melalui konsumsi karbohidrat, tetapi juga melalui pemecahan glikogen menjadi glukosa (glikogenolisis) atau konversi sumber non-karbohidrat menjadi glukosa (glukoneogenesis) yang terutama terjadi di hati.

Baca juga: Berapa Kadar Gula Darah Normal pada Lansia?

Sementara 50-80 persen glukosa dipakai oleh otak, ginjal, dan sel darah merah untuk energi, sisa pasokan glukosa disimpan sebagai glikogen di hati dan otot.

Sisa pasokan glukosa dapat dimanfaatkan di lain waktu untuk energi atau diubah menjadi jaringan lemak.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

Health
Skizorenia Paranoid

Skizorenia Paranoid

Penyakit
13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

Health
Asites

Asites

Penyakit
15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

Health
Anemia

Anemia

Penyakit
Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Health
Aritmia

Aritmia

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Health
Mikosis

Mikosis

Penyakit
Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Health
Ablasi Retina

Ablasi Retina

Penyakit
Mengenal Gejala dan Penyebab Penyakit Pes

Mengenal Gejala dan Penyebab Penyakit Pes

Health
Cedera Ligamen Lutut Anterior

Cedera Ligamen Lutut Anterior

Penyakit
Psikopat

Psikopat

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.