Kompas.com - 20/08/2021, 16:44 WIB

“Bagi ibu menyusui yang punya kendala dalam pemberian ASI sangat dipersilakan untuk dapat berkonsultasi dengan petugas puskesmas di wilayah masing-masing. Untuk konsultasi ini, gratis,” jelas dia.

Retno menyampaikan, untuk saat ini, Pemkot Solo memang belum mempunyai fasilitas tempat isolasi terpusat khusus untuk ibu hamil dan menyusui yang terpapar Covid-19. Tempat isolasi terpusat masih bercampur dengan pasien umum. Namun, dia memastikan, di setiap tempat isolasi terpusat, telah disediakan tempat khusus yang bisa dipakai ibu menyusui untuk memerah ASI.

Retno menuturkan, pada saat ini Pemkot Solo tengah memprioritaskan ibu hamil dan ibu menyusui untuk dapat memperoleh vaksinasi Covid-19. Vaksinasi ini diharapkan bisa membantu menurunkan angka kematian ibu maupun angka kematian bayi di masa depan. 

“Salah satu pencegahan penularan Covid-19 selain penerapan prokes adalah dengan vaksinasi pada ibu menyusui agar ibu dan anaknya terlindungi dari risiko penularan penyakit ini,” terang dia.

Pada Agustus ini, Pemkot Solo menargetkan bisa melakukan vaksinasi Covid-19 kepada sekitar 1.020 ibu hamil dan menyusui. Jumlah ini bisa bertambah mengikuti kondisi riil di lapangan terkait keberadaan ibu hamil usia kehamilan 13-33 pekan dan ibu menyusui.

“Terkait vaksinasi ini, kami imbau kepada masyarakat untuk hati-hati dengan hoaks. Bahwasanya yang benar adalah vaksin Covid-19 aman untuk ibu menyusui. Vaksin yang disuntikan kepada ibu menyusui bukan virus hidup,” ujar dia.

Baca juga: 11 Manfaat Menyusui bagi Ibu dan Bayi yang Sayang Dilewatkan

Retno menerangkan secara biologis dan klinis vaksinasi Covid-19 kepada ibu menyusui tidak menimbulkan risiko bagi bayi dan anak menyusu maupun anak yang menerima ASI perah. Antibodi ibu setelah vaksinasi malah dapat dialirkan melalui ASI untuk memproteksi bayi.

Sementara itu, saat disinggung soal persoalan ekonomi yang mungkin dialami oleh keluarga ibu menyusui selama pandemi dan memengaruhi produksi ASI, Retno menyebut, bisa melapor ke Dinas Sosial (Dinsos) Solo. Dinsos dapat memberikan bantuan bagi keluarga yang mengalami kerentanan dalam masalah ekonomi.

“Kalau di Pemkot Solo, semua OPD (organisasi perangkar daerah) terlibat dalam penangana Covid. DKK dadi segi kesehatanya. Kemudian nanti kalau dia (ibu menyusui) mengalami kerentanan di dalam masalah ekonomi ada Dinsos yang berperan meberikan bantuan,” jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.