Kompas.com - 24/08/2021, 06:03 WIB
. SHUTTERSTOCK/PopTika.

Jadi, jika Anda memiliki anggota keluarga tingkat pertama (saudara laki-laki, saudara perempuan, ayah, ibu, anak) dengan kanker usus besar atau polip, risiko Anda terkena kanker usus besar cenderung naik.

Baca juga: 16 Cara Mengatasi Sakit Perut Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Penting untuk dicatat bahwa kanker usus besar dapat diturunkan dalam keluarga, tetapi kanker ini hanya terkait dengan sindrom genetik tertentu pada beberapa waktu.

Faktor genetik yang bisa berperan dalam menyebabkan kanker usus besar di antaranya yakni:

  • Familial adenomatous polyposis (FAP), yakni sindrom yang diturunkan dari keluarga yang menyebabkan perkembangan ratusan (bahkan ribuan) polip pra-kanker di usus besar. Orang dengan FAP memiliki peluang hampir 100 persen terkena kanker kolorektal, seringkali pada usia 40,2 tahun. Meskipun cukup jarang, orang dengan FAP dapat didiagnosis menderita kanker usus besar pada usia remaja. Gejala FAP mungkin termasuk perubahan kebiasaan buang air besar, sakit perut, atau tinja berdarah (dari polip besar)
  • Hereditary nonpolyposis colorectal cancer (HNPCC) atau juga disebut sebagai sindrom Lynch adalah kondisi bawaan yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker usus besar sebanyak 80 persen. Tidak ada gejala luar HNPCC, tetapi tes genetik, riwayat keluarga kanker usus besar, dan skrining pemeriksaan, seperti kolonoskopi, akan membantu dokter mendiagnosis sindrom ini.
  • Peutz-Jeghers syndrome (PJS), yakni kondisi bawaan yang menyebabkan polip usus besar yang lebih rentan menjadi kanker. PJS tidak umum terjadi. Hal ini hanya memengaruhi antara 1 dari 25.000 hingga satu dari 300.000 orang saat lahir. PJS dapat diturunkan kepada seorang anak (peluang 50/50) atau berkembang secara sporadis untuk alasan yang tidak diketahui. Beberapa gejala yang terkait dengan sindrom yang biasanya terlihat saat lahir, termasuk bintik hitam berpigmen di bibir atau di mulut, kuku jari tangan atau kaki menonjol, dan tinja berdarah.

9. Konsumsi alkohol

Alkohol dianggap sebagai salah satu faktor risiko utama kanker usus besar, dan risikonya terkait langsung dengan jumlah alkohol yang dikonsumsi.

Faktanya, bahkan konsumsi alkohol dalam jumlah jumlah sedang dapat membuat seseorang berisiko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 13 Gejala Perlemakan Hati yang Perlu Diwaspadai

10. Faktor pola makan

Diet tinggi lemak dan kolesterol, terutama daging merah (misalnya, daging sapi, domba, dan babi), telah dikaitkan dengan kanker usus besar.

Ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa makan lebih dari 42,4 gram daging olahan per hari, seperti hot dog dan daging makan siang bisa meningkatkan risiko kematian akibat kanker usus besar.

World Cancer Research Fund merekomendasikan untuk mengonsumsi kurang dari 500 gram daging merah per minggu dan makan sangat sedikit daging olahan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

Health
Penis Bengkak

Penis Bengkak

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Bisa Mengelamai Penglihatan Kabur?

Mengapa Penderita Diabetes Bisa Mengelamai Penglihatan Kabur?

Health
Fibroadenoma

Fibroadenoma

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Health
Iritabilitas

Iritabilitas

Penyakit
11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Health
Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih

Penyakit
2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

Health
Bulimia Nervosa

Bulimia Nervosa

Penyakit
3 Cara Aman Membersihkan Telinga

3 Cara Aman Membersihkan Telinga

Health
Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.