Kompas.com - 24/08/2021, 06:03 WIB
. SHUTTERSTOCK/PopTika.

American Cancer Society juga merekomendasikan untuk membatasi daging merah dan olahan (walaupun tidak ada pedoman konsumsi yang ditetapkan) dan makan lebih banyak buah, sayuran, dan biji-bijian untuk menurunkan risiko terkena kanker usus besar.

11. Gaya hidup yang tidak banyak bergerak

Orang yang tidak aktif lebih mungkin mengembangkan kanker usus besar.

Melakukan aktivitas fisik secara teratur dapat mengurangi risiko kanker usus besar.

12. Merokok

Merokok sangat terkait dengan peningkatan risiko kanker kolorektal.

Menurut sebuah tinjauan di American Journal of Gastroenterology, risiko seseorang terkena kanker kolorektal meningkat ketika sering merokok atau mengisap arap rokok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi segerakan saja untuk berhenti merokok atau menjauhi sumber asap rokok.

Penelitian telah mengungkap ketika berhenti merokok, risiko seseorang terkena kanker usus besar mulai berkurang.

Baca juga: 5 Bahaya Nikotin dalam Rokok Elektrik

13. Faktor lain

Ada banyak hal lain yang dapat faktor risiko penyebab penyakit usus besar.

Ini mungkin termasuk:

  • Androgen deprivation therapy (ADT) jangka panjang mungkin karena resistensi insulin sebagai komplikasi ADT
  • Pengangkatan kantong empedu (kolesistektomi), yang telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus besar sisi kanan
  • Kondisi medis tertentu, seperti akromegali atau penyakit jantung koroner
  • Kekurangan vitamin D
  • Transplantasi ginjal, karena penekanan jangka panjang dari sistem kekebalan tubuh

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Demam Tifoid
Demam Tifoid
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

Health
Trypophobia

Trypophobia

Penyakit
4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

Health
Iskemia

Iskemia

Penyakit
3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

Health
Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.