Kompas.com - 05/09/2021, 11:01 WIB

2. Serangan jantung

Jika serangan jantung terjadi, seringkali sebagai akibat dari penyakit arteri koroner yang parah, hal itu dapat memicu fibrilasi ventrikel dan serangan jantung mendadak.

Selain itu, serangan jantung dapat meninggalkan jaringan parut di jantung seseorang.

Arus pendek listrik di sekitar jaringan parut dapat menyebabkan kelainan pada irama jantung.

3. Pembesaran jantung (kardiomiopati)

Kardiomiopati terjadi terutama ketika dinding otot jantung meregang dan membesar atau menebal.

Kemudian otot jantung Anda tidak normal, suatu kondisi yang sering menyebabkan aritmia.

Baca juga: 12 Penyebab Jantung Bengkak yang Perlu Diwaspadai

4. Penyakit jantung katup

Kebocoran atau penyempitan katup jantung dapat menyebabkan peregangan atau penebalan otot jantung.

Ketika bilik menjadi membesar atau melemah karena tekanan yang disebabkan oleh katup yang kencang atau bocor, ada peningkatan risiko terkena aritmia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.