Kompas.com - 05/09/2021, 19:01 WIB
Ilustrasi penyakit jantung. SHUTTERSTOCKIlustrasi penyakit jantung.

KOMPAS.com - Serangan jantung dan henti jantung adalah masalah kesehatan yang sama-sama menyerang organ vital ini dan berisiko fatal.

Kedua kondisi ini memiliki gejala, penyebab, sampai faktor risiko yang berlainan.

Untuk memahami kedua macam gangguan jantung ini, simak penjelasan berikut.

Baca juga: Henti Jantung Bisa Lebih Berbahaya dari Serangan Jantung

1. Apa itu serangan jantung dan henti jantung?

Dilansir dari American Heart Association, serangan jantung terjadi ketika pembuluh darah arteri yang membawa aliran darah kaya oksigen ke jantung tersumbat.

Akibat pasokan darah dari arteri berkurang atau minim, organ jantung lambat laun bisa rusak.

Semakin lama penderita serangan jantung diberikan pertolongan medis yang tepat, dampak kerusakan jantung dan risiko fatal jadi lebih besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, henti jantung adalah kondisi saat jantung berhenti mendadak karena gangguan kelistrikan pada jantung.

Karena proses pemompaan darah ke seluruh tubuh terganggu, seluruh organ vital seperti jantung, otak, paru-paru, dll. tidak bisa mendapat pasokan darah kaya oksigen.

Akibatnya, penderita henti jantung seketika dapat kehilangan kesadaran sekaligus denyut jantung.

Apabila tidak diberikan pertolongan medis dalam hitungan menit, penderita henti jantung bisa meninggal dunia.

Baca juga: 8 Gejala Serangan Jantung Ringan yang Pantang Disepelekan

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Lemah Jantung
Lemah Jantung
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Hal yang Harus Dilakukan saat Orang Terdekat Mengalami Depresi

4 Hal yang Harus Dilakukan saat Orang Terdekat Mengalami Depresi

Health
13 Penyebab Menstruasi Tidak Teratur, Tidak Bisa Disepelekan

13 Penyebab Menstruasi Tidak Teratur, Tidak Bisa Disepelekan

Health
Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.