Kompas.com - 07/09/2021, 17:01 WIB
Ilustrasi sesak napas SHUTTERSTOCK/DAVIDA SIlustrasi sesak napas

KOMPAS.com - Serangan jantung ringan adalah kondisi saat aliran darah menuju sebagian pembuluh darah arteri jantung tersumbat.

Dampaknya, pasokan darah kaya oksigen ke sebagian otot jantung jadi terhambat.

Berbeda dari serangan jantung biasa, kondisi ini tidak menyebabkan banyak kerusakan jantung permanen.

Kendati tingkat kerusakan jantung tidak parah, masalah kesehatan ini tak boleh diabaikan karena dapat meningkatkan risiko serangan jantung kedua dan stroke.

Baca juga: 8 Gejala Serangan Jantung Ringan yang Pantang Disepelekan

Apa penyebab serangan jantung ringan?

Serangan jantung terjadi karena sirkulasi darah ke jantung tersumbat. Jika sumbatan tidak segera dibuka, jaringan jantung akan rusak karena kekurangan oksigen.

Melansir Harvard Health Publishing, serangan jantung ringan dan penyakit jantung biasa memiliki faktor risiko sama.

Beberapa faktor risiko yang bisa jadi penyebab serangan jantung ringan, antara lain:

  • Merokok
  • Kelebihan berat badan
  • Kurang olahraga
  • Tekanan darah tinggi
  • Kadar kolesterol tinggi
  • Diabetes

Serangan jantung, walaupun tingkat keparahannya ringan, dapat meninggalkan jaringan parut dan kerusakan pada organ jantung.

Untuk itu, penting bagi setiap orang untuk mengenali beberapa gejala serangan jantung ringan. Terlebih jika punya sederet faktor risiko di atas.

Baca juga: Waspadai Serangan Jantung Saat Tidur, Begini Cara Mencegahnya…

Apa saja gejala serangan jantung ringan?

Anda perlu memeriksakan diri ke rumah sakit jika mendapati ciri-ciri serangan jantung ringan, seperti:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Health
Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.