Kompas.com - 08/09/2021, 10:01 WIB
Ilustrasi hamil. UNSPLASH/ANASTASIIA CHEPINSKAIlustrasi hamil.

Cara mengatasi keputihan saat hamil

Keputihan saat hamil yang normal umumnya tidak perlu diatasi karena menjadi bagian dari proses alami kehamilan.

Namun, ibu hamil bisa menjalankan beberapa cara mengatasi keputihan saat hamil berikut agar lebih nyaman, antara lain:

  • Mandi secara teratur setiap hari
  • Gunakan celana dalam dengan lapisan dalam berbahan katun yang menyerap keringat dan lembap, tujuannya untuk mencegah infeksi vagina
  • Kenakan panty liner tanpa parfum apabila keputihan sangat banyak. Upayakan untuk mengganti pembalut ini paling lama empat jam sekali agar tidak ada bakteri tumbuh
  • Cukup basuh atau bersihkan vagina dengan air mengalir. Tak perlu menggunakan tisu basah khusus kewanitaan karena bisa memengaruhi kadar keasaman vagina

Baca juga: Apa Penyebab Ibu Hamil Sering Buang Air Kecil?

Kapan perlu wapada?

Jika keputihan saat hamil terasa mengganggu, ibu hamil jangan sungkan untuk berkonsultasi ke dokter.

Terutama jika keputihan berwarna kuning, kehijauan, atau keabuan. Atau keputihan baunya tak sedap, disertai gatal, dan sakit saat kencing. Kondisi tersebut bisa jadi tanda infeksi vagina.

Keputuhan tidak normal saat hamil juga bisa jadi tanda penyakit menular seksual seperti klamidia, gonore, atau trikomoniasis.

Selain itu, pastikan Anda segera berkonsultasi ke dokter jika mendapati keputihan berwarna cokelat saat hamil karena bisa jadi tanda pendarahan.

Keputihan saat hamil yang terkait penyakit perlu diobati sampai tuntas untuk mencegah komplikasi kehamilan dan berdampak pada janin.

 

Perawatan medis yang tepat dapat melindungi kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Hindari minum obat tanpa pengawasan dokter.

Baca juga: 6 Cara Menaikkan Hb (Hemoglobin) pada Ibu Hamil

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mononukleosis

Mononukleosis

Penyakit
3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

Health
Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma

Penyakit
4 Tanda Lever Bermasalah

4 Tanda Lever Bermasalah

Health
Insufisiensi Vena Kronis

Insufisiensi Vena Kronis

Penyakit
Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Health
3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

Health
10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

Health
Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Health
Hipersalivasi (Ptyalism)

Hipersalivasi (Ptyalism)

Penyakit
Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Health
Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Health
14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

Health
Tetanus

Tetanus

Penyakit
17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.