Kompas.com - 10/09/2021, 22:00 WIB
Ilustrasi sexsomnia Ilustrasi sexsomnia
  • kurang tidur
  • kelelahan ekstrim
  • konsumsi alkohol berlebihan
  • penggunaan obat-obatan terlarang
  • kecemasan
  • menekankan
  • kondisi tidur yang buruk (terlalu terang, berisik, atau panas)
  • kebersihan atau jadwal tidur yang buruk
  • kerja shift, terutama pekerjaan dengan stres tinggi, seperti pekerjaan militer atau rumah sakit
  • bepergian
  • berbagi tempat tidur dengan seseorang, terlepas dari hubungan mereka dengan orang tersebut

Kondisi medis yang dianggap sebagai faktor risiko sexsomnia meliputi:

  • apnea tidur obstruktif (OSA)
  • sindrom kaki gelisah
  • penyakit refluks gastroesofageal ( GERD )
  • sindrom iritasi usus besar (IBS)
  • riwayat aktivitas parasomnia lainnya, seperti berjalan sambil tidur atau berbicara
  • penyakit Crohn
  • radang usus besar
  • borok
  • sakit kepala migrain
  • jenis epilepsi dan gangguan kejang lainnya
  • trauma kepala
  • obat untuk kecemasan dan depresi , khususnya escitalopram (SSRI)
  • gangguan disosiatif terkait tidur, suatu kondisi yang sering dikaitkan dengan trauma seksual masa kanak-kanak
  • penyakit Parkinson
  • narkoba, alkohol, dan obat-obatan

Ketika sexsomnia terkait dengan penggunaan alkohol atau obat-obatan terlarang, pengobatan melibatkan segera menghentikan penggunaan atau mengurangi obat ke tingkat penggunaan yang aman.

Orang yang mengalami sexsomnia sebagai efek samping dari obat resep mungkin perlu berhenti minum obat atau mengubah dosisnya.

Namun, dalam banyak kasus, manfaat obat lebih besar daripada efek sampingnya, sehingga pengobatan mungkin berfokus pada pengurangan dampak gejala seksomnia.

 

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.