Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/09/2021, 17:01 WIB

KOMPAS.com - Tumor usus besar adalah benjolan jinak yang tumbuh di usus besar.

Kebanyakan tumor usus besar berupa polip. Sebagian kecil benjolan ini berupa hamartoma dan lipoma.

Tumor usus besar biasanya tidak berbahaya. Namun, ada juga jenis benjolan yang lambat laun mengganas dan berkembang menjadi kanker.

Untuk mencegah kanker, dokter jamak menyarankan penderita tumor usus besar agar penyakitnya dioperasi atau diobservasi secara berkala.

Baca juga: 4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

Apa penyebab tumor usus besar?

Melansir Mayo Clinic, penyebab tumor besar berasal dari pertumbuhan sel yang tidak normal karena mutasi gen.

Perlu diketahui, sel yang sehat normalnya tumbuh dan membelah secara teratur.

Akan tetapi, ketika sel ini mengalami mutasi, sel bisa terus membelah bahkan ketika tubuh tidak sedang butuh sel baru.

Ketika pertumbuhan sel ini berlebihan di usus besar, benjolan atau tumor dapat terbentuk di sana.

Tumor usus besar yang ukurannya semakin besar biasanya lebih rentan berkembang menjadi kanker.

Ada beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan peluang seseorang terkena tumor usus besar, antara lain:

  • Kondisi usus kerap meradang, misalkan karena penyakit kolitis ulserativa atau crohn
  • Orangtua atau saudara kandung mengidap tumor atau kanker usus besar
  • Kebiasaan merokok
  • Minum alkohol lebih dari tiga porsi per hari
  • Obesitas
  • Kurang olahraga
  • Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dan jarang makan serat

Baca juga: 7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Gejala tumor usus besar

Melansir NHS, terdapat beberapa gejala tumor usus besar yang kerap dirasakan penderitanya, antara lain:

  • Kotoran buang air besar (BAB) berlendir
  • Ada darah dalam kotoran BAB
  • Diare atau sembelit
  • Kerap sakit perut tanpa sebab jelas

Penderita tumor usus besar terkadang juga tidak merasakan gejala apa pun, sampai penyakitnya parah atau sudah kadung berkembang menjadi kanker.

Baca juga: Makanan Penyebab Kanker Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

Cara mencegah tumor usus besar

Setelah menyimak penjelasan penyebab tumor usus besar dan gejalanya di atas, Anda juga perlu mengetahui cara mencegah penyakit ini.

Tumor usus besar bisa dicegah dengan gaya hidup sehat. Pastikan Anda menerapkan pola makan sehat rendah lemak, rajin makan buah dan sayur, setop merokok dan minum minuman beralkohol.

Hal yang tak kalah penting, jaga agar berat badan tetap ideal dengan rajin olahraga.

Jika Anda punya keluarga yang mengidap penyakit tumor usus besar atau kanker usus, ada baiknya rutin lakukan pemeriksaan kolonoskopi secara berkala. Terlebih jika usia sudah di atas 50 tahun.

Baca juga: 7 Gejala Usus Buntu, Tak Hanya Sakit Perut Sebelah Kanan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+