Kompas.com - 03/10/2021, 07:00 WIB

Kerusakan mitokondria dapat menyebabkan kerusakan pada makrofag dengan mengganggu enzim yang disebut sitokrom oksidase C yang membantu mengatur produksi energi mitokondria.

Hal ini menyebabkan makrofag melepaskan berbagai molekul sinyal yang tidak hanya memicu peradangan, tetapi juga tampaknya mendorong sel untuk berdiferensiasi menjadi osteoklas.

Pemeriksaan lebih lanjut mengungkapkan bahwa sesuatu yang aneh sedang terjadi dengan molekul lain yang disebut RANK-L.

Pembentukan tulang melepaskan RANK-L, yang memicu resorpsi tulang. Ini membantu menjaga keseimbangan antara kedua proses.

Baca juga: 8 Penyebab Osteoporosis dan Faktor Risikonya

Namun, tim menemukan bahwa ketika mitokondria yang rusak mengirimkan sinyal, makrofag terus berdiferensiasi menjadi osteoklas — dan, sebagai akibatnya, mendorong resorpsi tulang — bahkan ketika tidak banyak RANK-L di sekitarnya.

Serangkaian tes terakhir pada model tikus dengan disfungsi mitokondria mengonfirmasi temuan tersebut.

Tim sedang mempertimbangkan untuk melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah menjaga fungsi mitokondria dapat mengurangi risiko osteoporosis.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.