Kompas.com - 09/10/2021, 17:04 WIB

Salah satu teorinya adalah depresi dapat memengaruhi neurotransmiter yang mengatur rasa sakit dan suasana hati.

Orang dengan depresi juga dapat mengeluhkan dada terasa berat karena peningkatan stres yang dirasakan.

Rasa sakit dan nyeri yang tidak dapat dijelaskan disertai dengan perasaan rendah diri, putus asa, bersalah, atau tidak berharga mungkin merupakan tanda depresi.

3. Ketegangan otot

Nyeri dada dapat terjadi akibat ketegangan otot interkostal.

Ketagangan otot interkostal dapat terjadi ketika seseorang meregangkan dan menarik otot yang menahan tulang rusuk pada tempatnya.

Mengencangkan otot-otot interkostal dapat memberi tekanan pada tulang rusuk dan menjadi penyebab dada terasa berat

Baca juga: Cedera Saat Olahraga Sebaiknya Jangan Langsung Dipijat, Ini Penjelasan Dokter

4. GERD

Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah gangguan pencernaan yang dapat menyebabkan nyeri dada yang salah satunya bisa digambarkan dengan keluhan dada terasa berat.

GERD terjadi ketika asam lambung naik kembali ke tenggorokan seseorang secara kronis.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.