Kompas.com - 12/10/2021, 20:03 WIB

Beberapa infeksi juga dapat menjadi penyebab nyeri dinding dada.

Misalnya, pneumonia yang dapat menyebabkan nyeri dada disertai demam dan kesulitan bernapas.

Infeksi pada tulang atau otot juga dapat menyebabkan rasa sakit.

Infeksi biasanya memerlukan perawatan medis dan perawatannya akan tergantung pada penyebabnya.

Sebagai contoh, seseorang mungkin perlu minum antibiotik untuk infeksi bakteri.

Sementara, beristirahat dimungkinkan akan dapat membantu meringankan rasa sakit, tetapi infeksi serius mungkin memerlukan rawat inap.

8. Cedera paru-paru

Gejala serangan jantung saat tidur, seperti nyeri dada dan muncul keringat dingin penting dikenali untuk dapat dikonsultasikan segera dengan dokter.

Cedera pada paru-paru mungkin termasuk paru-paru yang kolaps (mengempis) atau tertusuk.

Penyebab nyeri dada lainnya yang berhubungan dengan paru-paru adalah emboli paru.

Emboli paru adalah penyumbatan pada pembuluh darah di paru-paru.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.