Kompas.com - 14/10/2021, 22:01 WIB
Ilustrasi cedera kepala, cedera kepala ringan ShutterstockIlustrasi cedera kepala, cedera kepala ringan

KOMPAS.com - Cedera kepala adalah segala jenis cedera pada otak, tengkorak, kulit, atau pembuluh darah di kepala.

Cedera kepala bisa ringan seperti benjolan atau memar, sedang seperti luka di kepala, atau parah seperti gegar otak atau pendarahan otak.

Masalah kesehatan ini sulit diprediksi apabila hanya dilihat sekilas. Beberapa cedera kepala ringan mengeluarkan banyak darah.

Namun, ada beberapa kasus cedera kepala berat yang tidak berdarah dan sekilas tidak parah tapi memicu efek kerusakan otak dalam jangka panjang.

Baca juga: 10 Macam-macam Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

Untuk itu, penting bagi setiap orang untuk melakukan pemeriksaan ke dokter ketika mengalami cedera kepala.

Sebelum mengenali beberapa gejala cedera kepala ringan, sedang, atau parah, ketahui dulu beberapa penyebabnya.

Penyebab cedera kepala ringan, sedang, parah

Melansir Healthline, penyebab cedera kepala utamanya berasal dari benturan dan goncangan pada kepala. Kondisi ini umumnya terjadi lantaran:

  • Goncangan pada kepala, terutama pada bayi dan anak kecil
  • Kecelakaan
  • Jatuh
  • Pukulan di kepala
  • Cedera olahraga

Biasanya, tengkorak dapat melindungi otak dari bahaya cedera kepala yang serius.

Tapi, cedera kepala parah terkadang bisa memengaruhi tulang belakang sampai berdampak fatal.

Baca juga: Kisah M. Habib Shaleh, Lahir Kembali setelah Koma Cedera Olahraga

Gejala cedera kepala ringan

Dilansir dari Johns Hopkins Medicine, beberapa gejala cedera kepala ringan, antara lain:

  • Bagian kepala yang cedera bengkak karena benjolan atau memar
  • Ada luka kecil dan dangkal di kulit kepala
  • Sakit kepala ringan
  • Sensitif pada suara bising dan cahaya setelah cedera
  • Rewel atau suasana hati jadi tidak baik
  • Bingung
  • Sakit kepala ringan atau pusing
  • Gangguan keseimbangan ringan
  • Sedikit mual
  • Susah konsentrasi
  • Pola tidur terganggu
  • Pandangan sedikit kabur
  • Telinga berdenging
  • Badan lemas atau lesu

Baca juga: 4 Pertolongan Pertama Penanganan Cedera Olahraga Ringan

Gejala cedera kepala sedang dan parah

Gejala cedera kepala sedang dan parah meliputi beberapa gejala cedera kepala ringan di atas ditambah:

  • Pingsan atau hilang kesadaran
  • Sakit kepala parah tak kunjung sembuh
  • Mual dan muntah berulang-ulang
  • Gangguan daya ingat, seperti susah mengingat peristiwa yang traumatis atau terkait cedera
  • Bicara jadi cadel
  • Susah berjalan
  • Separuh bagian tubuh lumpuh
  • Badan berkeringat
  • Kulit pucat
  • Kejang
  • Ada darah atau cairan bening yang mengalir dari telinga atau hidung
  • Salah satu pupil (bagian gelap di tengah mata) melebar atau terlihat lebih besar saat terkena cahaya
  • Ada luka besar dan dalam di kulit kepala
  • Koma
  • Kondisi sadar tapi tidak dapat bicara dan bergerak

Gejala cedera kepala terkadang mirip masalah kesehatan lain seperti stroke. Selalu konsultasikan ke dokter apabila Anda mengalami cedera kepala.

Baca juga: 4 Bahaya Bayi Jatuh dari Tempat Tidur yang Perlu Diwaspadai

Pemeriksaan cedera kepala

Setiap cedera kepala, termasuk yang ringan, tetap memerlukan pemeriksaan atau evaluasi medis dari dokter.

Untuk melihat kondisi dan imbas cedera kepala, dokter biasanya melakukan pemeriksaan fisik, menanyai riwayat gejala cedera kepala, dan memeriksa ada tidaknya trauma pada kepala yang menyebabkan gangguan saraf.

Selain pemeriksaan fisik, dokter juga jamak merekomendasikan penderita cedera kepala untuk menjalani tes darah, pemeriksaan sinar-X, CT scan, elektroensefalogram (EEG), dan MRI.

Baca juga: Bayi Jatuh dari Tempat Tidur, Kapan Perlu Waspada?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.