Kompas.com - 23/10/2021, 09:01 WIB

KOMPAS.com - Pendarahan implantasi adalah salah satu tanda-tanda awal kehamilan yang dialami sebagian wanita.

Pendarahan mirip flek ini terkadang tidak disadari wanita yang sedang awal mengandung buah hatinya.

Berikut penjelasan lebih lanjut tentang apa itu pendarahan implantasi sampai kapan perlu waspada.

Baca juga: 8 Tanda-tanda Awal Kehamilan, Tak Hanya Telat Haid dan Mual

Apa itu pendarahan implantasi?

Pendarahan implantasi adalah keluarnya darah berupa bercak atau flek setelah pembuahan.

Dilansir dari Mayo Clinic, pendarahan implantasi terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan dalam rahim.

Pergerakan sel telur ini menyebabkan beberapa pembuluh darah di rahim pecah dan muncul pendarahan ringan.

Tidak semua ibu hamil mengalami pendarahan implantasi. Hanya satu dari tiga ibu hamil yang mengalami pendarahan implantasi saat awal mengandung buah hatinya.

Baca juga: 10 Penyebab Haid Terlambat Selain Hamil

Kapan pendarahan implantasi muncul?

Menurut American Pregnancy Association, pendarahan implantasi biasanya terjadi sekitar 10-14 hari setelah terjadinya pembuahan.

Munculnya pendarahan implantasi kerap digunakan sebagai indikator untuk menentukan usia kehamilan atau memperkirakan tanggal lahir bayi.

Pendarahan implantasi biasanya hanya berlangsung dalam hitungan jam sampai paling lama tiga hari.

Bagi wanita yang memiliki siklus haid teratur, pendarahan ini biasanya terjadi dalam waktu seminggu sebelum jadwal menstruasi.

Baca juga: 7 Ciri-ciri Hamil Tanpa Disertai Mual

Apa yang dirasakan saat pendarahan implantasi?

Seperti disinggung di atas, pendarahan implantasi merupakan salah satu tanda-tanda awal kehamilan selain telat haid.

Karena pendarahan implantasi terjadi jelang siklus menstruasi berikutnya, banyak wanita yang terkadang bingung flek ini terkait haid atau pendarahan implantasi. Ciri-ciri pendarahan implantasi, antara lain:

  • Warna darah implantasi biasanya merah muda sampai cokelat tua
  • Pendarahan implantasi tidak disertai keluarnya gumpalan darah seperti saat haid
  • Banyaknya pendarahan implantasi cenderung sedikit atau hanya berupa flek ringan yang cukup ditampung dengan pantyliner, wanita tidak perlu pembalut
  • Disertai rasa nyeri ringan, pusing, payudara bengkak, sakit kepala

Baca juga: Apakah Wanita Bisa Hamil walaupun Sperma Dikeluarkan di Luar Vagina?

Kapan perlu waspada dengan pendarahan implantasi?

Pendarahan implantasi berupa flek ringan dan berlangsung singkat umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, pasangan perlu waspada jika pendarahan implantasi:

  • keluar cukup banyak sampai butuh pembalut
  • Terjadi lebih dari tiga hari atau berkepanjangan
  • Disertai mual dan muntah
  • Sakit perut hebat

Kondisi seperti itu bisa jadi tanda kehamilan etopik. Segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami pendarahan saat hamil yang tidak biasa di atas.

Baca juga: Fakta Seputar Plasenta Previa, Biang Pendarahan pada Ibu Hamil

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.