Kompas.com - 20/11/2021, 12:05 WIB

KOMPAS.com – Gejala gingivitis kiranya penting dikenali untuk mendukung upaya diagnosis dini dan pengobatan sesegera mungkin masalah kesehatan ini.

Gingivitis adalah peradangan yang terjadi pada gusi.

Gingivitis sebenaranya termasuk jenis penyakit periodontoal (penyangga gigi) yang tidak merusak.

Baca juga: 9 Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut yang Umum Terjadi

Tetapi, jika tidak diobati, gingivitis dapat berkembang menjadi periodontitis.

Periodontitis adalah infeksi gusi serius yang merusak jaringan lunak dan tulang penyokong gigi. Kondisi ini pada akhirnya bisa menyebabkan gigi mudah copot.

Dilansir dari Medical News Today, penyebab gingivitis paling umum adalah kebersihan mulut yang buruk.

Gingivitis biasanya terjadi karena lapisan plak atau bakteri menumpuk di gigi.

Oleh sebab itu, mempraktikkan kesehatan mulut yang baik diyakini bisa membantu dalam mencegah maupun mengatasi gingivitis.

Mempraktikkan kesehatan mulut yang baik dapat diwujudkan dengan tindakan berikut:

  • Seperti menyikat gigi setidaknya dua kali sehari
  • Flossing setiap hari
  • Melakukan pemeriksaan gigi secara teratur

Gejala gingivitis

Pada kasus gingivitis ringan, seseorang mungkin tidak akan menyadari memiliki penyakit ini karena gejalanya ringan.

Namun, kondisi tersebut harus ditanggapi dengan serius dan segera ditangani.

Baca juga: 8 Penyebab Sakit Gigi yang Sering Terjadi

Melansir Mayo Clinic, gusi yang sehat berwarna merah muda pucat, terasa agak kenyal saat dipegang, dan tidak mudah berdarah saat terkena sentuhan atau tekanan.

Gingivitis bisa menyebabkan gusi dalam kondisi sebaliknya.

Berikut ini adalah beberapa tanda dan gejala gingivitis yang perlu diwaspadai:

  1. Gusi bengkak dan sakit
  2. Gusi berubah warna menjadi merah kehitaman atau merah tua
  3. Gusi yang mudah berdarah saat proses menyikat gigi atau menggunakan benang gigi (flossing)
  4. Bau mulut yang tidak hilang-hilang atau rasa tidak enak di mulut
  5. Gusi menyusut atau turun, sehingga akar gigi bisa terlihat
  6. Gusi terasa lunak ketika disentuh dengan lidah atau tangan
  7. Nyeri intens dan tajam pada gusi ketika membuka mulut untuk mengunyah, menggigit, atau malah saat berbicara

Baca juga: 5 Penyebab Masalah Lidah Sesuai Gejalanya

Kapan harus ke dokter gigi?

Siapa saja yang melihat tanda dan gejala gingivitis, sangat dianjurkan untuk bisa menjadwalkan diri untuk bertemu dengan dokter gigi.

Semakin cepat seseorang mencari perawatan, maka kian baik peluangnya untuk bisa memulihkan kerusakan yang terjadi akibat gingivitis dan mencegah perkembangannya menjadi periodontitis.

Dalam melakukan diagnosis gingivitis, dokter gigi atau ahli kesehatan mulut dapat meriksa gejala yang dialami pasien, seperti kemungkinan keberadaan plak dan karang gigi di rongga mulut.

Memeriksa tanda-tanda periodontitis mungkin juga akan dilakukan dokter.

Pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan X-ray atau pemeriksaan periodontal menggunakan instrumen yang mengukur kedalaman poket di sekitar gigi.

Baca juga: 9 Cara Mengobati Sakit Gigi Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.