Kompas.com - 16/12/2021, 21:01 WIB

KOMPAS.com - Sakit kepala dapat membuat tidur jadi tidak nyenyak sampai susah tidur di malam hari.

Penderita sakit kepala biasanya sampai perlu berguling-guling dan mengubah-ubah posisi tidurnya ketika beristirahat.

Kondisi ini disebabkan rasa nyeri dan tidak nyaman yang terasa mengganggu saat tidur.

Untuk itu, penderita perlu posisi tidur yang pas ketika sakit kepala sedang kambuh atau menyerang.

Baca juga: 2 Posisi Tidur saat Darah Tinggi Kambuh

Posisi tidur saat sakit kepala kambuh

Melansir Marie Claire, berbaring terlentang dengan kedua tangan di samping tubuh adalah posisi tidur paling baik saat sakit kepala kambuh.

Posisi tidur ini menjaga tulang belakang tetap lurus dan memungkinkan peredaran darah mengalir lebih lancar.

Jika Anda terbiasa tidur dengan bantal, tidur dengan posisi berbaring terlentang saat sakit kepala kambuh perlu sedikit penyesuaian.

Demi kenyamanan dan mencegah sakit kepala semakin parah saat bangun tidur, gunakan bantal yang bisa menopang kepala dan leher dalam posisi netral.

Jangan menggunakan bantal terlalu tinggi atau rendah karena bisa menyebabkan tekanan ekstra pada leher.

Hal itu dapat memicu sakit kepala saat bangun, sakit leher, lengan dan bahu kaku saat bangun tidur.

Baca juga: 4 Cara Mengatasi Sakit Leher Akibat Salah Posisi Tidur

Posisi tidur yang perlu dihindari saat sakit kepala kambuh

Saat sakit kepala kambuh, ada baiknya Anda menghindari beberapa posisi tidur berikut:

  • Posisi tidur meringkuk

Posisi tidur ini menyebabkan leher cenderung tegang dan kaku. Sehingga, Anda rawan mengalami sakit kepala parah saat bangun tidur.

  • Posisi tidur tengkurap

Posisi tidur ini menyebabkan kepala dan leher tertarik dan peredaran darah tidak lancar.

Dampaknya, tekanan di tubuh bagian atas rawan meningkat dan sakit kepala jadi bertambah parah.

Baca juga: Posisi Tidur saat Asam Lambung Naik

Cara mengatasi sakit kepala

Selain mengubah posisi tidur, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sakit kepala. Melansir Mount Sinai, berikut beberapa di antaranya:

  • Minum obat sakit kepala apabila nyerinya tak tertahankan dan menyebabkan susah tidur
  • Ketika duduk berlama-lama di depan komputer atau bekerja, lakukan peregangan otot leher dan bahu secara berkala
  • Banyak minum air putih
  • Upayakan tidur cukup setiap hari

Jika sakit kepala berlangsung setelah tiga hari, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter.

Terlebih jika sakit kepala disertai mual, muntah, demam tinggi, dan nyerinya sudah tidak mempan diobati.

Baca juga: Posisi Tidur Untuk Mengurangi Nyeri Haid

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.