Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/12/2021, 12:00 WIB

Penyebab botulisme

Toksin botulinum, racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum (C. botulinum), umum ditemukan di tanah dan ada di air yang tidak diolah.

Ia dapat bertahan hidup di lingkungan ini sebagai spora yang resisten.

C. botulinum menghasilkan spora yang dapat bertahan hidup dalam makanan yang diawetkan atau kalengan.

Di sini, mereka menghasilkan racun. Saat dikonsumsi, racun dalam jumlah sedikit pun dapat menyebabkan keracunan parah.

Ada beberapa jenis botulisme, berikut ini penjelasannya:

  • Botulisme bawaan makanan disebabkan oleh konsumsi makanan yang mengandung toksin botulinum.
  • Botulisme luka dapat terjadi jika organisme memasuki luka terbuka dan menghasilkan racun di dalam luka. Pengguna narkoba suntikan berisiko terkena botulisme jenis ini.
  • Botulisme bayi terjadi ketika bayi mengonsumsi bakteri atau sporanya, dan ini tumbuh di usus. 
  • Kolonisasi usus dewasa adalah bentuk botulisme langka yang terjadi ketika bakteri menjajah saluran pencernaan orang dewasa.
  • Botulisme latrogenik dapat terjadi melalui overdosis toksin botulisme, atau botox.

Makanan yang sering tercemar

Makanan yang paling sering tercemar adalah:

  • sayuran kalengan rumahan
  • babi dan ham yang diawetkan
  • ikan mentah atau asap
  • madu
  • sirup jagung
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+