Kompas.com - 19/12/2021, 20:00 WIB

Penelitian menunjukkan kedutan otot ini dapat terjadi setelah berolahraga, karena dua alasan berikut:

Pertama, olahraga dapat menyebabkan kelelahan otot.

Kelelahan otot memicu kedutan dan kram pada serat otot yang bekerja terlalu keras.

Kedua, olahraga dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit melalui keringat.

Elektrolit berperan dalam kontraksi otot. Kehilangan elektrolit dalam serat otot dapat memicu kedutan.

Baca juga: Penyebab Bibir Kedutan dan Cara Mengatasinya

  • Kurang tidur

Tubuh memiliki senyawa kimia di otak bernama neurotransmitter yang berperan dalam mentransmisikan informasi dari otak ke saraf dan mengontrol kontraksi otot.

Kurang tidur dapat menyebabkan neurotransmiter menumpuk di otak, sehingga memengaruhi cara kerja reseptor neurotransmiter.

Kemudian, menyebabkan otot berkedut. Umumnya kedutan karena kurang tidur atau kelelahan ini terjadi di kelopak mata.

  • Minum terlalu banyak kafein

Minum terlalu banyak kopi, teh, atau minuman energi yang mengandung kafein dapat menyebabkan otot berkedut.

Kafein adalah stimulan. Ketika seseorang minum terlalu banyak, kafein dapat merangsang otot berkedut di mana saja di tubuh.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.